Heboh, Pesta Pernikahan Digelar di Masjid Diiringi Organ Tunggal

Pesta Pernikahan Digelar di Masjid Diiringi Organ Tunggal

Pesta Pernikahan Digelar di Masjid Diiringi Organ Tunggal

Padang, PANRITA.News – Baru-baru ini publik dihebohkan dengan beredarnya video pesta pernikahan yang digelar di sebuah masjid di Padang, Sumatera Barat.

Sontak video itupun langsung menjadi viral dan jadi bahan perbincangan banyak orang. Pasalnya video itu telah dianggap merusak falsafah hidup orang Minangkabau.

Bukannya tanpa sebab, video itu memperlihatkan pesta pernikahan dengan iringan organ tunggal. Pernikahannya sendiri digelar di masjid Agung Nurul Iman, Padang, Sumatra Barat, pada Minggu (28/10) lalu.

Dalam video berdurasi singkat itu tampak sejumlah tamu undangan duduk di kursi tamu yang disusun melingkari meja di dalam ruangan masjid.

Sejumlah warga yang marah pun sempat bersitegang dengan pihak keluarga yang mengadakan pesta pernikahan itu.

Warga pun meminta pesta itu untuk dihentikan lantaran dianggap mengganggu kekhusyukan jamaah yang sedang beribadah di lantau 1 masjid.

Namun sebaliknya, pihak keluarga justru menolak dengan dalih sudah mendpaat izin dari sekretariat masjid selaku pihak yang berwenang.

Dalam video itu juga terlihat warga adu mulut dengan seseorang yang diduga sekretariat masjid. Warga mempertanyakan apa dasarnya boleh mengadakan resepsi pernikahan dengan iringan organ tunggal di masjid.

Akan tetapi seseorang yang diduga sekretariat itu membantah memberi izin pesta tersebut dengan iringan organ tunggal.

View this post on Instagram

Video pesta pernikahan di sebuah masjid di Padang, Sumatera Barat, mendadak viral dan menjadi bahan perbincangan banyak orang. Video tersebut dianggap telah merusak falsafah hidup orang Minangkabau. Bukan tanpa sebab, pasalnya video yang diunggah seseorang di media sosial itu menggambarkan pesta pernikahan dengan iringan organ tunggal. Pernikahan sendiri digelar 28 Oktober 2018 diĀ  masjid Agung Nurul Iman. PantauanĀ Liputan6.com, dalam video berdurasi 38 menit itu, tampak sejumlah tamu undangan duduk di kursi tamu yang disusun melingkari meja di atas karpet warna merah di dalam ruangan masjid. Sejumlah warga yang marah sempat bersitegang dengan pihak keluarga yang mengadakan pesta. Karena dianggap menganggu kekhusyukan jamaah yang sedang beribadah di lantai I masjid, warga minta pesta dihentikan. Sebaliknya, pihak keluarga menolak untuk menghentikan acara dengan dalih sudah mendapat izin dari sekretariat masjid selaku pihak yang berwenang. Di dalam video itu juga terlihat warga adu mulut dengan seseorang yang diduga pihak sekretariat masjid. Warga mempertanyakan apa dasarnya boleh mengadakan resepsi pernikahan diiringi organ tunggal di masjid. Namun, seseorang di dalam video yang diduga pihak sekretariat masjid membantah memberi izin pesta pernikahan tersebut boleh diiringi organ tunggal. Sebaliknya, bagi warga, apapun alasannya tidak dibenarkan menggunakan masjid sebagai tempat pesta pernikahan, apalagi diiringi musik.

A post shared by smartgram (@smart.gram) on

Leave a Reply