Makassar, PANRITA.News – Direktorat Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulawesi Selatan menurunkan sebanyak 1.148 personel dari semua jajaran untuk menjalankan Operasi Zebra serentak selama 14 hari, terhitung mulai hari ini (30/10/2018) sampai dengan 12 November 2018.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bagian Binopsnal Ditlantas Polda Sulsel AKBP, Suratmin. Menurutnya, Operasi Zebra ini beetujuan untuk meningkatkan kepatuhan dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.
“Untuk itu pengendara diimbau melengkapi surat-surat kendaraannya,” jelasnya dalam laman AntaraSulsel, Rabu (31/10/2018).
Suratmin menambahkan bahwa operasi ini mengedepankan penindakan agar para pengendara bisa lebih taat mengendarai kendaraannya di jalan raya serta tertib berlalu lintas.
Adapun dalam operasi itu, Satuan Tugas (Satgas) Khusus Polda dikerahkan 96 personel, selebihnya di jajaran Polrestabes dan polsek-polsek yang ada di wilayah kerja Polda Sulsel.
Suratmin mengatakan bahwa Operasi Zebra tersebut memiliki sejumlah prioritas pelanggaran lalu lintas yang dilakukan penindakan. Misalnya saja, pengendara sepeda motor tidak menggunakan helm standar, dan pengendara mobil tidak mengenakan safety belt atau sabuk pengaman.
Begitipun dengan pengemudi melebihi batas kecepatan, mengemudikan kendaraan dalam pengaruh alkohol atau mabuk, pengendara di bawah umur, menggunakan ponsel saat mengendara serta melawan arus termasuk pemeriksaan kelengkapan dan surat kendaraan.
Lebih lanjut, Suratmin mengatakan bahwa Operasi ini dilakukan untuk menekan dan mengurangi angka kecelakaan berlalu lintas, korban meninggal dunia maupun luka berat ketita tidak mengindahkan aturan.
Operas ini juga menurut Suratmin dalam rangka mendorong tercipta situasi lalu lintas yang aman dan lancar di sekitar lokasi rawan kecelakaaan serta daerah pelanggaran yang rawan terjadinya kemacetan.
“Tetap awas dan hati-hati ketika berkendara, sebab bisa menjadi ancaman bagi jiwa orang lain bila melakukan pelanggaran. Kecepatan bukanlah segalanya, meskipun operasi ini ditekankan pada penindakan, namun kami tetap mengedepankan Senyum, Sapa dan Salam atau 3 S serta sopan santun,” tambahnya.
Untuk diketahui, berdasarkan data jumlah korban meninggal dunia pada Operasi Zebra 2017, mencapai 388 orang. Jumlah ini mengalami penurunan sebanyak 261 orang, atau turun 67 persen dibandingkan tahun 2016 sebanyak 649 orang.

Comment