Jayapura, PANRITA.News — Kebakaran hebat melanda Panti Asuhan Kerahiman Hawai Sentani yang berlokasi di Kelurahan Sentani Kota, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, pada Rabu (29/7/2026) siang.
Tiga unit bangunan panti asuhan dilaporkan hangus dilalap si jago merah dalam insiden tersebut.
Kapolres Jayapura, AKBP Dionisius VDP Helan melalui Kapolsek Sentani Kota, AKP Bernadus Yunus, menjelaskan bahwa peristiwa mencekam ini terjadi sekitar pukul 13.15 WIT.
Api pertama kali terdeteksi dari area dapur, yang seketika memicu kepanikan dan teriakan minta tolong dari para penghuni panti.
Mendengar teriakan tersebut, warga sekitar langsung berhamburan datang. Bersama para penghuni panti, mereka bahu-membahu mencoba menjinakkan kobaran api menggunakan alat seadanya.
Namun, kombinasi cuaca panas yang terik dan material bangunan yang semi permanen membuat amukan api justru semakin membesar dan merembet cepat ke bangunan lain.
Kapolsek Sentani Kota, AKP Bernadus Yunus, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memeriksa sejumlah saksi mata di lokasi kejadian, termasuk pimpinan panti asuhan tersebut.
“Dari keterangan saksi, Suster Alexia Eva selaku Kepala Panti Asuhan Putri Kerahiman Sentani, api pertama terlihat dari dapur sehingga dia langsung meminta tolong warga dan penghuni panti untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya,” kata Bernardus dikutip Kamis (30/7/2026).
Keberadaan material yang mudah terbakar menjadi salah satu pemicu utama cepatnya perambatan api ke area administrasi panti.
“Selain itu, kondisi bangunan kantor yang sebagian besar menggunakan material kayu dan tripleks membuat api dengan cepat merembet ke arah kantor,” ujarnya lagi.
Di tengah situasi darurat tersebut, warga tidak hanya fokus memadamkan api, tetapi juga bergerak cepat mengevakuasi barang-barang berharga dari dalam kantor dan area panti asuhan agar bisa diselamatkan.
Sekitar 25 menit setelah api berkobar, satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura tiba di lokasi untuk melakukan penanganan intensif.
Butuh waktu sekitar dua jam bagi petugas damkar dan warga untuk benar-benar menjinakkan si jago merah. Polisi memastikan tidak ada korban jiwa yang jatuh akibat insiden ini, meskipun kerugian materiel yang diderita panti asuhan sangat besar.
“Sekitar pukul 14.57 WIT, api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu, namun ada tiga unit bangunan Panti Asuhan Kerahiman Hawai Sentani yang hangus terbakar dan kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp 1 miliar,” ungkap Bernardus.
Pasca-insiden kebakaran tersebut, aparat dari Polsek Sentani Kota dibantu oleh Polres Jayapura langsung bergerak melakukan penyelidikan mendalam dan memasang garis polisi di lokasi kejadian untuk mengungkap penyebab pasti bencana ini.
“Dugaan sementara mengarah pada korsleting arus listrik, untuk kepastian penyebab baru dapat disimpulkan setelah seluruh proses penyelidikan dan olah TKP selesai dilakukan oleh penyidik,” pungkasnya.

Comment