Dilema Marcus Rashford: Antara MU, Gaji Fantastis, dan Minat Spurs-Arsenal

Marcus Rashford. (AP Foto)

Marcus Rashford. (AP Foto)

Jakarta, PANRITA.News — Masa depan Marcus Rashford di Manchester United (MU) masih diselimuti tanda tanya besar pada bursa transfer musim panas 2026.

Penyerang asal Inggris berusia 28 tahun ini kini dikabarkan memiliki peluang untuk menyeberang ke Tottenham Hotspur, meskipun namanya juga terus dikaitkan dengan sang rival, Arsenal.

Sebelumnya, Rashford menghabiskan masa peminjaman di Barcelona. Namun, harapannya untuk bertahan secara permanen di Camp Nou pupus setelah raksasa Catalan tersebut lebih memilih mendatangkan Anthony Gordon dari Newcastle United seharga 70 juta paun.

Akibatnya, Rashford dijadwalkan kembali ke Carrington untuk mengikuti latihan pramusim dalam beberapa hari ke depan.

Arsenal kembali dikaitkan dengan Rashford seiring kebutuhan Mikel Arteta untuk menambah amunisi di sektor sayap kiri pasca-kepergian Leandro Trossard.

Peluang The Gunners berburu Rashford menguat setelah upaya mereka mendatangkan Vinicius Junior menemui jalan buntu karena sang bintang Real Madrid memilih membahas kontrak baru di Spanyol.

Meski United siap melepas Rashford di angka 30 juta paun demi memangkas beban gaji klub yang mencapai 325 ribu paun per pekan, Chief Football Correspondent Talksport, Alex Crook, meragukan transfer ini akan terwujud.

BACA JUGA:  Djed Spence Diburu MU usai Bawa Inggris Tembus Semifinal Piala Dunia 2026

Menurut Crook, karakter Rashford tidak sesuai dengan filosofi ruang ganti yang dibangun Arteta.

“Namun, gaji Rashford mencapai 325 ribu paun per pekan dinilai bisa menjadi kendala dalam proses negosiasi karena Rashford disebut tidak terlalu bersedia menerima pemotongan gaji,” kata Crook.

Melihat situasi di Arsenal, Alex Crook menilai Tottenham Hotspur justru memiliki peluang yang jauh lebih besar untuk menjadi pelabuhan baru bagi Rashford.

Faktor keberadaan Roberto De Zerbi di kursi pelatih Spurs diyakini bisa menjadi kunci untuk menghidupkan kembali ketajaman penyerang Inggris tersebut.

Spurs juga sedang menunjukkan ambisi besar di bursa transfer musim panas ini setelah sukses menggelontorkan dana melimpah, termasuk memecahkan rekor transfer klub untuk mendaratkan Sandro Tonali.

Harapan Sulit di Bawah Michael Carrick

Di sisi lain, pundit Talksport, Rory Jennings, melihat adanya kemungkinan Rashford masih memendam hasrat untuk membuktikan diri di teater impian. Terlebih saat ini Setan Merah tengah diarsiteki oleh manajer permanen yang baru, Michael Carrick.

BACA JUGA:  Barcelona dan Real Madrid Saling Sikut Kejar Pemain Terbaik Piala Dunia 2026 Rodri

Sebagai informasi, Rashford yang merupakan produk asli akademi MU ini belum pernah lagi mengenakan seragam Setan Merah sejak Desember 2024.

Hubungannya yang memburuk dengan jajaran manajemen serta mantan pelatih Ruben Amorim membuatnya sempat “diasingkan” melalui masa peminjaman ke Aston Villa dan Barcelona.

Masalah kedisiplinan di luar lapangan, seperti insiden klub malam di Belfast pada Januari 2024, turut memperburuk citra sang pemain.

Jennings menilai, jika hanya melihat performa dan kemampuan murni di atas lapangan hijau, Rashford adalah komoditas panas yang akan langsung diserbu oleh tim-tim anggota “big six” Premier League.

Namun, kombinasi antara reputasi indisipliner masa lalu serta tuntutan gaji yang terlampau tinggi membuat klub-klub peminat berpikir dua kali untuk melempar penawaran resmi.

Comment