Garuda Rencanakan Buka Rute Penerbangan Makassar-Jepang pada Bulan Juni

Makassar, PANRITA.News – Gubernur Sulawesi Selatan menerima kunjungan Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham Kurniansyah didampingi CEO Domestik Region Kasulampua Aryo wijosuseno di Baruga Lounge Kantor Gubernur, Kamis (41/2/2019).

Kedua belah pihak membahas rencana kerjasama pembukaan rute penerbangan penumpang dan kargo Jepang – Makassar.

“Apak kabar Pak Gubernur, ini kita jodoh pakaian (jas) kita sama,” kata Pikri Ilham. 

Pikri kemudian menerangkan maksud kedatangannya untuk memperkuat peranan Garuda dalam pembangunan di Sulsel. 

“Apa yang perlu dikuatkan untuk pembangunan Sulsel.  Peranan Garuda sebagai miliki negara bisa dimanfaatkan untuk kemajuan daerah. Tidak ada gunanya jika daerah yang kami terbangi tidak berkembang,” sebut Pikri. 

Dukungan lain mwnurutnya, Garuda membentuk new economic system, ingin membangun ekosistem bisnis yang dapat menghidupkan sektor lain seperti tour and travel, hotel dan resotran.  

Terkait rencana pembukaan rute tersebut, Pikri meminta masukan karena rencananya akan dibuka pada bulan Juni. 

“Kami sudah rencana prepare akan berpusat di Ujung Pandang (Makassar). Hasil laut kita bawa ke Makassar kemudian ke Hongkong,  Jepang Itu pesawat kargo,” ucapnya. 

Sementara untuk penerbangan penumpang, lanjut Pikri, Jepang lebih suka dengan pesawat jenis Boeing. 

“Mudah mudahan rutenya bisa cepat,” harapnya. 

Garuda sendiri mengapresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) yang peduli.

“Kalau Pemdanya care berarti dia perhatian, setidaknya pejabatnya naik Garuda,” ucapnya mengundang tawa Nurdin Abdullah. 

Dia mencontohkan permintaan Pemda Jabar untuk membuka rute Denpasar-Bandung dan Sukses. 

Terpisah, Gubernur Sulsel sangat berharap cepat terealisasi dan timur Indonesua mendapat perhatian. 

“Terima kasih jujur, saya berkepentingan, saya yang harus berkunjung. Jadi ini timur jujur mimpi kita bagaimana dapat perhatian khusus sudah kelamaan kita memimpikan,” ujarnya. 

Nurdin Abdullah menyebutkan, Sulsel sata ini sudah melakukan pengiriman langsung (direct call) sehingga membuka lebih lebar sektor wisata dan pengembangan hilirisasi. Sehingga dibutuhkan penerbangan langsung (direct flight) ke luar negeri. Termasuk ke Jepang. 

“Alhamdulillah, saya kemarin menghadap presiden dan beberap menko kita direct call karena disetujui,” ujarnya. 

Awal laucing 36 kontainer, setelah dua bulan 4.000 kontainer. Dan ini menjadi daya tarik Sulsel dan arus investasi sudah mulai ke Sulsel, PT Kawasan Berikat Nusantara juga sudah mulai mencari peluang usaha. 

“Direct call sudah sekarang butuh direct flight, bayangkan kita mau ke luar negeri harus ke Surabaya,  Jakarta dan Malaysia. Bali mau ke Jepang lewat atas kita, numpang lewat,” pungkasnya. 

Gubernur menyarankan dibuka direct flight Bali – Makassar – Tokyo (Bandara Haneda di Jepang).

Comment