Mengenal Panda Bond, Senjata Baru Pemerintah yang Terbit Perdana di RI Hari Ini

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Menkeu)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Menkeu)

pemkot-makassar

Jakarta, PANRITA.News — Pemerintah menerbitkan obligasi berdenominasi yuan China atau yang dikenal sebagai panda bonds pada hari ini 23 Juli 2026.

Diketahui, Pemerintah bakal menerbitkan surat utang baru dalam mata uang yuan di China dengan menargetkan penghimpunan dana dari panda bonds sebesar US$ 1 miliar atau setara sekitar 7 miliar yuan, bergantung pada kondisi pasar.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Konferensi Pers APBN KITA, Jakarta.

“Ini penting sekali karena China pasar yang besar untuk pasar China. Jelas market mereka (China) amat menjanjikan,” ujar Purbaya.

Dia pun menuturkan bahwa akan banyak diminati investor negeri tirai bambu. Ia mengatakan, ini karena lembaga rating yang paling kuat di China, yakni Lianhe Cradit Rating telah memberikan peringkat utang itu AAA/Stable.

BACA JUGA:  APBN 2025 Dijamin Tetap Kredibel dan Responsif Hadapi Guncangan Global

“Di China peringkat utang kita top atas. Rata kanan,” tegasnya.

“Karena ini pasar baru, kita jajakin dulu. Walaupun mungkin offering nya, bid-nya gede sekali.Cuma kita batasi dulu US$ 1 miliar dolar. Nanti kalau perlu beberapa bulan kemudian kita issuance lagi dalam jumlah yang lebih besar,” terangnya.

Panda Bond adalah surat utang (obligasi) yang diterbitkan oleh entitas asing, seperti pemerintah negara lain, perusahaan multinasional, atau lembaga keuangan di pasar domestik China dengan menggunakan mata uang lokal China, yaitu yuan atau Renminbi.

Negara atau perusahaan menerbitkan Panda Bond untuk melakukan diversifikasi sumber pendanaan agar tidak terlalu bergantung pada mata uang tertentu, seperti Dolar AS (dedolarisasi).

BACA JUGA:  Pemerintah dan DPR Sepakat, RUU Pusat Finansial Dibawa ke Sidang Paripurna

Selain itu, tingkat suku bunga di China terkadang dianggap lebih menarik atau lebih rendah, sehingga menjadi opsi pendanaan yang lebih efisien dibandingkan pasar Eropa maupun Amerika Serikat.

Sebagai penerbit asing, Anda meminjam uang dari investor domestik China (seperti bank lokal, manajer investasi, dan dana pensiun) dengan menjual obligasi tersebut.

Investor akan menyetor dana dalam bentuk Yuan, dan pada saat jatuh tempo, penerbit wajib membayar pokok utang beserta kupon (bunga) dalam mata uang yuan.

Penamaan “Panda Bond” mengikuti tradisi internasional di mana surat utang asing yang diterbitkan di pasar domestik suatu negara sering kali diberi julukan ikon atau simbol nasional setempat.

Comment