Usai Diperiksa, Rizal Ramli Desak Polisi Panggil Surya Paloh

Jakarta, PANRITA.News – Rizal Ramli telah diperiksa terkait kasus pencemaran nama baik yang menyeret Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh yang dilaporkannya. Ia keluar dari kantor Bareskrim Polri, Jalan Jatibaru, Cideng, Jakarta Pusat, Senin (26/11/2018), pukul 14.22 WIB setelah diperiksa tiga jam dalam statusnya sebagai pelapor.

Menurut pengakuannya, dirinya dicecar 16 pertanyaan. Dengan ini ia meminta Bareskrim memanggil Surya Paloh.

“Tadi kami dimintain keterangan melalui 16 pertanyaan, yaitu apa alasan dan basis tuntutan kami kepada saudara Surya Paloh sehingga kami meminta agar Surya Paloh dipanggil juga dan diperkarakan dengan tuntutan materiil dan tidak materiil sebesar 1 triliun,” ujar Rizal di Bareskrim Polri, Jalan Jatibaru, Cideng, Jakarta Pusat, Senin (26/11/2018).

“(Uang Rp 1 triliun) akan kami bagikan kepada petani tebu, petani padi, dan penambak garam di seluruh Indonesia,” pungkasnya.

Pengacara Rizal Ramli, Saleh meminta penyidik Direktorat Cyber Crime Bareskrim menindaklanjuti laporan mereka. Mereka meminta polisi bekerja sesuai aturan yang ada.

“Intinya apa yang dilakukan oleh Pak Rizal Ramli ini sudah sesuai dengan hukum yang berlaku. Beliau hari ini diperiksa sebagai pelapor, silakan polisi bekerja sesuai dengan aturan yang ada. Intinya kita minta keadilan hukum di negara kita ini,” kata Saleh.

Sebelumnya, Rizal Ramli melaporkan Ketum NasDem Surya Paloh ke Bareskrim Polri. Rizal menuduh Paloh mencemarkan nama baiknya.

Ketegangan antara Rizal dan Surya Paloh berawal dari perkataan Rizal yang dianggap mencemarkan nama baik Surya Paloh di salah satu acara TV. Setelah itu, kuasa hukum NasDem melaporkan Rizal ke Polda Metro Jaya.

Rizal tidak terima dilaporkan hingga akhirnya dia melaporkan balik Surya Paloh. Dia mengatakan NasDem salah melaporkan dia.

“Karena ada dugaan (Surya Paloh) cemarkan nama baik Rizal Ramli. Karena menurut lawyer atas nama NasDem, kami merusak nama baik NasDem. Padahal tidak pernah ada satu kata pun kami menyebut nama NasDem,” ucap Rizal kepada wartawan di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (16/10/2018).

Tinggalkan Komentar