Kebakaran Hebat di Tallo Makassar Hanguskan 56 Rumah, 307 Jiwa Mengungsi

Ilustrasi. (ANTARA)

Ilustrasi. (ANTARA)

Makassar, PANRITA.News — Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman padat penduduk di Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Jumat (31/7/2026) dini hari sekitar pukul 01.26 WITA.

Peristiwa tragis ini mengakibatkan sebanyak 56 unit rumah hangus terbakar dan memaksa ratusan warga kehilangan tempat tinggal.

Amukan si jago merah baru berhasil dipadamkan total setelah Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar mengerahkan puluhan armada ke lokasi kejadian.

Kebakaran bermula pada dini hari dan dengan cepat membesar akibat letak bangunan yang saling berdekatan. Embusan angin yang cukup kencang di sekitar wilayah pesisir mempercepat perambatan api ke rumah warga lainnya.

Kadis Damkar Makassar, Fadli Wellang, menjelaskan bahwa pihaknya langsung menerjunkan kekuatan penuh begitu menerima laporan dari warga.

“Ada laporan masuk kita langsung kirim 30 armada dengan kekuatan personel sekitar 80 orang,” kata Fadli.

Fadli menambahkan bahwa proses pemadaman berlangsung cukup lama dan menguras tenaga. Hal ini disebabkan oleh dominasi material kayu pada bangunan warga yang membuat api berkobar sangat cepat.

BACA JUGA:  Panti Asuhan Kerahiman Hawai Sentani Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar

Selain material bangunan, petugas di lapangan juga harus berhadapan dengan sejumlah hambatan geografis dan sosial.

“Kendalanya kita hadapi, karena akses jalan ke lokasi ditambah dengan padatnya warga. Kemudian angin juga bertiup kencang, sehingga hal itu menjadi kendala kita. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.39 WITA,” jelas Fadli.

Sementara itu, Kapolsek Tallo, Kompol Asfada, memaparkan bahwa bencana kebakaran ini meluluhlantakkan area pemukiman di dua rukun tetangga (RT) yang letaknya berdampingan.

“Iya, kejadian kebakaran terjadi di dua RT yakni di RT 04 ada 21 rumah dan RT 05 ada 35 rumah. Total ada 56 rumah terdampak,” ujar Asfada.

Kebakaran ini memicu kepanikan luar biasa. Warga yang panik berusaha menyelamatkan barang berharga seadanya sambil bahu-membahu menyiramkan air menggunakan alat manual sebelum petugas Damkar tiba. Akibat rumah mereka rata dengan tanah, sebanyak 307 jiwa kini terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

BACA JUGA:  Panti Asuhan Kerahiman Hawai Sentani Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 1 Miliar

“Warga yang terdampak di RT 04 ada sekitar 26 KK atau 105 jiwa dan RT 05 ada 52 KK atau 202 jiwa. Jadi total terdampak ada 79 KK atau 307 jiwa,” papar Asfada merinci jumlah korban.

Ketua RW setempat, Farida, menyebutkan bahwa sebagian besar bangunan yang hangus merupakan hunian tradisional dan tempat usaha warga.

“Rumah yang terbakar, kebanyakan rumah panggung, ada juga kios-kios, warung-warung. Yang terbakar ini rumah-rumah yang ada di pinggir laut, harapannya, semoga ada secepatnya bantuan logistik,” harap Farida.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum bisa menyimpulkan kepastian sumber api yang memicu bencana besar di kawasan pesisir Tallo tersebut. Pengamanan area dan penyelidikan mendalam sedang dilakukan di tempat kejadian perkara.

“Untuk penyebab kebakaran, masih dalam tahap olah TKP dari INAFIS Polrestabes Makassar dan tidak ada korban jiwa maupun luka,” pungkas Kompol Asfada.

Comment