Masyarakat dan Mahasiswa Pinrang Demo Desak Pembangunan Infrastruktur

Pinrang, PANRITA.News - Ratusan masyarakat dan mahasiswa Pinrang yang tergabung dalam Aliansi masyarakat pegunungan dan PP KPMP menggelar aksi dan memblokade ruas jalan di Simpang Tugu Pahlawan, Jalan Sultan Hasanuddin, Kabupaten Pinrang, Selasa (16/01/2018).Aksi tersebut menuntut perbaikan infrastruktur khususnya ruas jalan daerah Lembang. Peserta aksi menilai kondisi ruas jalan di daerah tersebut banyak kerusakan dan membutuhkan perbaikan yang mendesak.Selain itu, mereka juga menuntut perbaikan gedung sekolah yang sampai sekarang sangat memprihatinkan, serta drainase bagi petani yang belum memadai.Dari pantauan, aksi yang dimulai dari stadion bau massape ke perempatan lampu merah Pinrang depan mall Pinrang tersebut sempat membuat arus lalu lintas mengalami kemacetan. Sebab, para peserta aksi memblokir jalan tersebut.Sementara, mahasiswa dan lainnya menyampaikan aspirasinya dengan berorasi. Tampak spanduk bertuliskan tuntutan terpampang di hadapan para peserta aksi tersebut.Aksi dilanjutkan ke Dinas pekerjaan umum kabupaten Pinrang. Aksi tersebut sempat memanas saat peserta aksi mendapatkan pengawalan dari para petugas."Sempat adu mulut, namun tidak lama kemudian situasi kondusif," Ujar Ketua Umum PP KPMP, Alimuddin.Alimuddin menjelaskan, aksi tersebut dilakukan untuk mengawal aspirasi masyarakat Desa bagian Pegunungan khususnya di kecamatan Lembang. Sebab, ruas jalan di wilayah Lembang Dan sekitarnya hingga saat ini masih banyak yang tidak layak.

“Ada ratusan meter (jalan rusak). cuma yang jadi pertanyaan kami kenapa yang ini tidak kunjung di selesaikan,” katanya kepada wartawan saat ditemui di lokasi, Selasa (16/01/2018).

Ia menginginkan adanya pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten pinrang.

“Supaya masyarakat Pinrang dari pegunungan juga merasakan hal yang sama terkait kebutuhan infrastruktur yang benar-benar memadai. Karena, bagi saya pribadi jalan ini adalah simbol kebahagiaan masyarakat untuk mendukung peningkatan perekonomian masyarakat dan sebagainya,” lanjut Alimuddin.

Pada aksi tersebut, Bohari Sunre sebagai jenderal lapangan juga menegaskan pembangunan fasilitas sekolah juga masih jauh dari kata layak, dimana masih banyak bangunan sekolah yang mengalami kerusakan parah.

"Bukan cuma infrastruktur jalan, fasilitas sekolah juga harus menjadi perhatian khusus bagi pemerintah, Kalau tidak kami anggap gagal selama dua periode memerintah." ungkap Bohari.

Pinrang, PANRITA.News – Ratusan masyarakat dan mahasiswa Pinrang yang tergabung dalam Aliansi masyarakat pegunungan dan PP KPMP menggelar aksi dan memblokade ruas jalan di Simpang Tugu Pahlawan, Jalan Sultan Hasanuddin, Kabupaten Pinrang, Selasa (16/01/2018).

Aksi tersebut menuntut perbaikan infrastruktur khususnya ruas jalan daerah Lembang. Peserta aksi menilai kondisi ruas jalan di daerah tersebut banyak kerusakan dan membutuhkan perbaikan yang mendesak.

Selain itu, mereka juga menuntut perbaikan gedung sekolah yang sampai sekarang sangat memprihatinkan, serta drainase bagi petani yang belum memadai.

Dari pantauan, aksi yang dimulai dari stadion bau massape ke perempatan lampu merah Pinrang depan mall Pinrang tersebut sempat membuat arus lalu lintas mengalami kemacetan. Sebab, para peserta aksi memblokir jalan tersebut.

Sementara, mahasiswa dan lainnya menyampaikan aspirasinya dengan berorasi. Tampak spanduk bertuliskan tuntutan terpampang di hadapan para peserta aksi tersebut.

Aksi dilanjutkan ke Dinas pekerjaan umum kabupaten Pinrang. Aksi tersebut sempat memanas saat peserta aksi mendapatkan pengawalan dari para petugas.

“Sempat adu mulut, namun tidak lama kemudian situasi kondusif,” Ujar Ketua Umum PP KPMP, Alimuddin.

Alimuddin menjelaskan, aksi tersebut dilakukan untuk mengawal aspirasi masyarakat Desa bagian Pegunungan khususnya di kecamatan Lembang. Sebab, ruas jalan di wilayah Lembang Dan sekitarnya hingga saat ini masih banyak yang tidak layak.

“Ada ratusan meter (jalan rusak). cuma yang jadi pertanyaan kami kenapa yang ini tidak kunjung di selesaikan,” katanya kepada wartawan saat ditemui di lokasi, Selasa (16/01/2018).

Ia menginginkan adanya pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten pinrang.

“Supaya masyarakat Pinrang dari pegunungan juga merasakan hal yang sama terkait kebutuhan infrastruktur yang benar-benar memadai. Karena, bagi saya pribadi jalan ini adalah simbol kebahagiaan masyarakat untuk mendukung peningkatan perekonomian masyarakat dan sebagainya,” lanjut Alimuddin.

Pada aksi tersebut, Bohari Sunre sebagai jenderal lapangan juga menegaskan pembangunan fasilitas sekolah juga masih jauh dari kata layak, dimana masih banyak bangunan sekolah yang mengalami kerusakan parah.

“Bukan cuma infrastruktur jalan, fasilitas sekolah juga harus menjadi perhatian khusus bagi pemerintah, Kalau tidak kami anggap gagal selama dua periode memerintah.” ungkap Bohari.

Tinggalkan Komentar