Jakarta, PANRITA.News — Penyerang andalan Timnas Prancis, Kylian Mbappe, resmi mengukuhkan dirinya sebagai salah satu legenda terbesar dalam sejarah sepak bola.
Meskipun langkah Les Bleus harus terhenti di babak semifinal dan finis di peringkat keempat, Mbappe sukses membawa pulang penghargaan adidas Golden Boot (Sepatu Emas) Piala Dunia 2026 sekaligus memecahkan rekor sebagai top skor sepanjang masa Piala Dunia.
Hal itu resmi usai berakhirnya kompetisi Piala Dunia 2026 setelah pertemuan final antara Spanyol dan Argentina untuk kemenangan Spanyol 1-0 pada pada Senin (20/7/2026).
Pertahankan Gelar Sepatu Emas
Pemain berusia 27 tahun tersebut menyabet gelar top skor Piala Dunia 2026 setelah mengoleksi total 10 gol dan 4 assist di sepanjang turnamen.
Kepastian ini didapat setelah pesaing terdekatnya, Lionel Messi (Argentina), gagal menambah pundi-pundi gol pada laga final melawan Spanyol di New Jersey Stadium. Messi harus puas finis di posisi kedua dengan torehan 8 gol.
Tambahan gol penentu Mbappe lahir saat ia mencetak brace (dua gol) dalam laga perebutan tempat ketiga melawan Inggris di Miami, meski Prancis harus mengakui keunggulan Tiga Singa dengan skor 4-6.
Keberhasilan ini menjadikan striker Real Madrid tersebut sebagai pemain pertama dalam sejarah sepak bola yang mampu memenangi Golden Boot Piala Dunia sebanyak dua kali (edisi 2022 di Qatar dan 2026).
Ia juga menjadi pemain pertama yang menembus dua digit gol (10 gol) dalam satu edisi sejak Gerd Mueller pada tahun 1970.
Lampaui Rekor Lionel Messi
Tidak hanya memenangi sepatu emas, panggung Piala Dunia 2026 juga menjadi saksi runtuhnya rekor gol bersejarah.
Dua golnya ke gawang Inggris resmi membawa Mbappe duduk sendirian di kasta tertinggi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia dengan total 22 gol.
Catatan fantastis ini resmi melampaui rekor Lionel Messi (21 gol) dan legenda Jerman Miroslav Klose (16 gol).
Hebatnya lagi, Mbappe menorehkan 22 gol tersebut hanya dalam 22 pertandingan di tiga edisi Piala Dunia (2018, 2022, 2026), membuatnya memiliki rasio luar biasa, rata-rata satu gol per pertandingan.
Penghargaan Individu Diborong Spanyol
Diketahui, Tim Nasional Spanyol berhasil mengukuhkan dominasinya di panggung sepak bola dunia.
Tidak hanya sukses merengkuh trofi juara Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Argentina 1-0, skuad La Furia Roja juga menyapu bersih tiga dari empat kategori penghargaan individu tertinggi yang dirilis oleh FIFA pada Senin (20/7/2026) dini hari WIB.
Dipimpin oleh sang kapten Rodri yang menyabet gelar Pemain Terbaik, Spanyol membuktikan bahwa kerja keras kolektif mereka disokong oleh performa individu yang luar biasa.
Penghargaan kiper terbaik atau Golden Glove Award jatuh ke tangan penjaga gawang Athletic Club, Unai Simon (Spanyol). Melengkapi dominasi Spanyol, bek tengah berusia 19 tahun, Pau Cubarsi, dianugerahi penghargaan FIFA Best Young Player Award.

Comment