Spanyol Dominasi Penghargaan Individu Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Top Skor

Pau Cubarsi, Rodri, dan Kiper Unai Simon menerima penghargaan individu. (AFP)

Pau Cubarsi, Rodri, dan Kiper Unai Simon menerima penghargaan individu. (AFP)

pemkot-makassar

Jakarta, PANRITA.News — Tim Nasional Spanyol berhasil mengukuhkan dominasinya di panggung sepak bola dunia.

Tidak hanya sukses merengkuh trofi juara Piala Dunia 2026 setelah menumbangkan Argentina 1-0, skuad La Furia Roja juga menyapu bersih tiga dari empat kategori penghargaan individu tertinggi yang dirilis oleh FIFA pada Senin (20/7/2026) dini hari WIB.

Dipimpin oleh sang kapten Rodri yang menyabet gelar Pemain Terbaik, Spanyol membuktikan bahwa kerja keras kolektif mereka disokong oleh performa individu yang luar biasa.

Di sisi lain, bomber Prancis Kylian Mbappe sukses mengukir tinta emas dalam sejarah sepak bola modern lewat torehan Sepatu Emasnya.

Hasil ini membuat Spanyol mampu mencegah Argentina untuk melakukan back to back juara. Diketahui, La Albiceleste adalah tim yang menjadi juara pada edisi 2022 yang berlangsung di Qatar.

Timnas Spanyol kini mengoleksi dua gelar juara di ajang Piala Dunia. Gelar pertama mereka diraih setelah mengalahkan Timnas Belanda dengan skor 1-0 di Afrika Selatan pada 2010 lalu. 

Tak sampai disitu, Timnas Spanyol pun berhasil mengawinkan gelar juara Piala Dunia 2026 dengan Euro 2024 yang belum lama ini berhasil mereka raih.

Pemain Terbaik: Rodri (Spanyol)

Gelandang jangkar sekaligus kapten Timnas Spanyol, Rodri, resmi dinobatkan sebagai pemenang Golden Ball Award.

BACA JUGA:  Tak Terima Argentina di Piala Dunia 2026, 16 Juta Lebih Warganet Teken Petisi Usir Messi Cs

Meski tidak mencatatkan namanya di papan skor lewat gol maupun assist, peran Rodri di lini tengah tidak tergantikan.

Ia tampil konsisten dalam delapan pertandingan dan menjadi motor utama permainan Spanyol. Visi bertanding dan kemampuannya menjaga tempo permainan.

Kemampuannya itu menjadi kunci sukses La Furia Roja meraih gelar juara dunia kedua mereka setelah melalui babak perpanjangan waktu yang sengit di partai final.

Top Skor: Kylian Mbappe (Prancis)

Kendati Prancis harus puas menyandang status peringkat keempat, Kylian Mbappe berhasil membawa pulang Golden Boot Award.

Striker tajam ini mengoleksi 10 gol dari delapan pertandingan, mengungguli megabintang Argentina, Lionel Messi.

Keberhasilan ini melahirkan sejumlah rekor fantastis bagi Mbappe. Mbappe menjadi pemain pertama dalam sejarah yang memenangkan Sepatu Emas pada dua edisi Piala Dunia berturut-turut (2022 dan 2026).

Selain itu, Mbappe juga menjadi pemain pertama yang mencetak minimal 10 gol dalam satu edisi Piala Dunia sejak Gerd Muller (Jerman Barat) pada tahun 1970.

Tambahan dua golnya ke gawang Inggris pada laga perebutan tempat ketiga membuat total koleksi gol Mbappe di Piala Dunia kini mencapai 22 gol. Ia resmi melewati catatan 21 gol milik Lionel Messi.

Torehan gol itu sekaligus membawanya menjadi pemain dengan gol terbanyak sepanjang masa piala dunia, melewati Miroslav Klose dengan 16 gol yang sebelumnya memuncaki rekor ini beberapa tahun belakangan.

BACA JUGA:  Pelatih Argentina Akui Keunggulan Spanyol usai Final Piala Dunia 2026

Kiper Terbaik: Unai Simon (Spanyol)

Penghargaan kiper terbaik atau Golden Glove Award jatuh ke tangan penjaga gawang Athletic Club, Unai Simon.

Kepercayaan yang diberikan pelatih Luis de la Fuente dibayar tuntas dengan performa yang sangat solid di bawah mistar gawang.

Sepanjang turnamen, Unai Simon mencatatkan tujuh clean sheet dari delapan pertandingan. Benteng pertahanan Spanyol yang dikawalnya hanya mampu ditembus satu kali, yaitu saat menghadapi Belgia di babak perempat final.

Ketangguhannya kembali teruji di laga final saat menahan gempuran para penyerang Argentina hingga babak extra time.

Pemain Muda Terbaik: Pau Cubarsi (Spanyol)

Melengkapi dominasi Spanyol, bek tengah berusia 19 tahun, Pau Cubarsi, dianugerahi penghargaan FIFA Best Young Player Award.

Bek masa depan ini menjadi rekan duet yang kokoh di lini belakang dan membantu Spanyol menjadi tim dengan pertahanan terbaik di turnamen ini.

Menariknya, transformasi Cubarsi terhitung sangat cepat. Tiga tahun lalu, ia masih menjadi bagian dari skuad muda Spanyol yang berlaga di ajang Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia.

Kini, ia sukses mengangkat trofi Piala Dunia senior di Stadion New York/New Jersey bersama para bintang-bintang Lo Roja lainnya.

Comment