Surabaya, PANRITA.News – Angka kasus Virus corona di Indonesia terus meningkat. Hingga Sabtu (28/3/2020), angka kasus positif Covid-19 mencapai 1.155 kasus.
Dokter sekaligus Komandan Gugus Penanganan Covid-19 Jatim, dr Joni Wahyuhadi pun mengungkapkan kelemahan virus tersebut untuk masyarakat.
Menurutnya, daya tahan virus corona lemah bila berada di suhu panas.
“Virus ini kalau di daerah panas daya tahannya kurang. Tapi kita tidak boleh lengah meski Indonesia daerah tropis. Kita tetap waspada,” kata Joni seperti dikutip dari Detik.com, Minggu (29/3/2020).
Ia pun menghimbau masyarakat untuk tetap menerapkan social distancing guna menekan angka penyebaran corona.
Karena social distancing menurut Joni mampu menekan angka OPD hingga 40 persen.
“Jadi meski corona daya tahannya kurang bila terkena panas, masyarakat harus tetap social distancing. Karena bisa membantu menekan angka 40 persen (OPD) dari teori yang ada,” jelasnya.
Joni juga menjelaskan bahwa sekitar 80 persen yang terjangkit Corona tidak bergejala.
Namun kata dia, virus Corona bisa ditularkan di dalam ruangan, juga di mobil. Apalagi ada AC dan ruangannya sempit.
Joni pun mencontohkan Italia sebagai salah satu negara yang warganya kurang patuh terhadap upaya-upaya pencegahan penyebaran virus corona. Terlebih, suhu di sana dingin.
“Di Italia mengapa angkanya sangat cepat, karena suhu di sana dingin, lalu warganya tidak patuh,” jelasnya.
“Tapi ada juga negara yang tidak lockdown tapi angkanya saat ini tidak naik seperti di Korea. Hal itu karena masyarakatnya sangat patuh terhadap aturan juga selalu memakai APD sesuai imbauan,” tandasnya.

Comment