Makassar, PANRITA.News — Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Jalan Adhyaksa Baru, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Senin (3/8/2026) dini hari.
Insiden ini mengakibatkan tiga unit rumah warga dan satu bangunan indekos ludes dilalap si jago merah.
Peristiwa mencekam tersebut terjadi saat sebagian besar warga sedang tertidur. Kobaran api yang bersumber dari salah satu rumah dengan sangat cepat merambat ke bangunan di sekitarnya hingga total empat bangunan hangus tidak tersisa.
Komandan Peleton (Danton) 6 Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar, Jamaluddin Nur, menjelaskan kronologi awal perambatan api di lokasi kejadian.
“Awal mulanya itu yang rumah di belakang itu terbakar menjalar ke rumah-rumah sampingnya akhirnya sampai 4 unit rumah salah satunya rumah kos,” ujar Jamaluddin Nur kepada wartawan, Senin (3/8/2026).
Demi memadamkan amukan api, Damkarmat Makassar langsung bergerak cepat dengan mengerahkan belasan unit armada gabungan ke lokasi kebakaran.
“Saya kerahkan armada 12 unit, rescue dua, jadi total 14 unit semua. Jumlah anggota 37 orang,” kata Jamaluddin.
Petugas berjibaku di lapangan selama kurang lebih satu jam sebelum akhirnya situasi benar-benar kondusif dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
“Waktu pemadaman kurang lebih satu jam tadi,” tambah dia.
Pihak Damkarmat memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Kendati demikian, kerugian material ditaksir cukup besar karena api juga menghanguskan kendaraan milik warga yang terparkir.
“Tidak ada korban jiwa tidak ada juga korban luka. Yang terbakar ada satu unit mobil dan ada dua unit motor,” beber Jamaluddin.
Berdasarkan data sementara, empat bangunan yang terbakar tersebut diketahui milik Abul Haris, Ulla Ojeng, Natan, dan Yusuf. Dampak kebakaran ini membuat sedikitnya lima Kepala Keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal.
Salah satu korban terdampak, Nathaniel (41), menceritakan detik-detik mencekam saat dirinya dan keluarga menyelamatkan diri dari kepungan api. Karena api membesar begitu cepat, ia sama sekali tidak sempat mengevakuasi harta bendanya.
“Tiba-tiba muncul api dari sebelah rumah tetangga. Kami enam orang di dalam rumah semua, hanya motor dan barang lain yang terbakar tidak bisa diselamatkan,” ungkap Nathaniel.
Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian dan pihak terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut di tempat kejadian perkara (TKP) untuk mendalami penyebab pasti munculnya api.

Comment