Rekam Jejak Idham Azis, Calon Kapolri Pengganti Tito Karnavian

Komjen Pol Idham Azis menjadi calon tunggal Kapolri. (Jawa Pos)

Komjen Pol Idham Azis menjadi calon tunggal Kapolri. (Jawa Pos)

Jakarta, PANRITA.News – Komisi III DPR RI akan menggelar uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test terhadap calon Kapolri, Idham Azis, Rabu (30/10/2019) hari ini.

Diprediksi, Komisi III akan langsung menetapkan Idham Aziz sebagai calon kapolri setelah uji kepatutan dan kelayakan.

Kemudian, pencalonan Idham sebagai calon kapolri terpilih akan ditetapkan dalam Rapat Paripurna DPR pada Kamis (31/10/2019) besok.

Siapakah Idham Azis, sosok pengganti Tito Karnavian yang kini menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri (Mendagri)?

Idham Azis lahir di Kendari, Sulawesi Tenggara pada 1963 dan lulus di Akademi Kepolisian pada tahun 1988.

Saat ini, Idham menjabat sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri sejak Januari 2019.

Sebelumnya, Idham tercatat pernah menjabat sebagai  Direktur Tindak Pidana Korupsi Bareskrim Polri di 2013, Kapolda Sulawesi Tengah di 2014, Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri di 2016, Kapolda Metro Jaya di tahun 2017.

Idham dikenal berpengalaman di bidang reserse dan anti-teror. Diketahui, ia juga pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Densus 88 Antiteror Polri di tahun 2010.

Salah satu prestasinya adalah melumpuhkan teroris bom Bali, Dr Azahari dan komplotannya di Batu, Jawa Timur, pada 9 November 2005.

Saat itu, ia mendapat penghargaan dari Kapolri Sutanto, bersama dengan Tito Karnavian, rekan seangkatannya.

Idham juga menjadi anggota tim kobra yang dipimpin Tito dalam memburu putra bungsu presiden RI kedua Soeharto, Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto.

Hal itu terkait kasus pembunuhan hakim agung Syafiuddin Kartasasmita pada 7 Agustus 2000 yang ketika itu melibatkan Tommy.

Adapun Tommy divonis 10 tahun penjara dalam kasus tersebut. Ia pun menjalani hukuman di Nusakambangan dan keluar di tahun 2006.

Idham juga menjadi wakil satuan tugas (satgas) pengungkapan kasus-kasus teror dan konflik di Poso atau disebut Ops Camar Maleo. 

Idham Azis juga turut ambil bagian dalam penanganan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan.

Tinggalkan Komentar