Pemerintah Maksimalkan Kekuatan Ekonomi Digital di Era Industri 4.0

Ilustrasi Ekonomi Digital di Era Industri 4.0. (Ist)

Jakarta, PANRITA.News – Potensi dari penerapan ekonomi digital pada era industri 4.0. Indonesia dinilai memiliki sumber daya yang penting untuk pengembangan ekosistem ekonomi digital.

Olehnya itu pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya memaksimalkan dan memberikan dukungan melalui berbagai kebijakan strategis.

“Indonesia memiliki lebih dari 60 juta masyarakat yang memiliki smartphone. Dengan resources ini, tidaklah heran kalau dalam waktu cepat Indonesia sudah punya empat unicorn, dan menjadi terbanyak di ASEAN. Kami optimistis sampai dengan 2024 akan lahir dua unicorn lagi di Indonesia,” kata Menperin Airlangga Hartarto saat menghadiri acara Millenial Fest Industry 4.0 dikutip dari Antara, Minggu, (6/10/2019).

Menperin menyebutkan penerapan ekonomi digital, diproyeksi mampu mendorong peningkatan pada pertumbuhan ekonomi hingga 1-2 persen, penyerapan tenaga kerja lebih dari 10 juta orang, dan kontribusi industri manufaktur sebesar 25 persen terhadap PDB nasional. Hal ini sesuai dengan target yang terdapat dalam peta Making Indonesia 4.0.

Oleh karena itu, dipilih pula sektor-sektor andalan yang mampu memberikan dampak besar dalam implementasi industri 4.0 di Indonesia.

“Telah dipilih lima sektor yang menjadi prioritas, yaitu industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian, otomotif, elektronik serta kimia-biokimia,” sebutnya.

Menurut Airlangga, dalam peta jalan implementasi Industri 4.0 tersebut, telah dipersiapkan berbagai inisiatif strategis untuk masing masing sektor prioritas.

“Kemudian, telah ditunjuk lighthouse atau pabrik percontohan bagi penerapan industri 4.0 yang sudah menggunakan artificial intelligence (AI) dan internet of things (IoT), antara lain Schneider di Batam dan Petrosea di Tangerang, Banten,” ujarnya.

Airlangga menuturkan, dalam memaksimalkan potensi digital ekonomi di Tanah Air, Kemenperin juga mendorong startup atau perusahaan rintisan agar mereka mampu mengembangkan Industri Kecil Menengah (IKM) di Tanah Air.

Tinggalkan Komentar