Revisi UU PAS: Narapidana Boleh Cuti dan Jalan-jalan ke Mal

DPR RI dan Pemerintah telah menyepakati Revisi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan (RUU PAS). (Foto: Gatra)

DPR RI dan Pemerintah telah menyepakati Revisi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan (RUU PAS). (Foto: Gatra)

Makassar, PANRITA.News – Setelah Revisi UU KPK, kini revisi UU tentang Pemasyarakatan (PAS) juga menjadi polemik.

Kendati demikian DPR dan Pemerintah sudah meloloskan revisi UU PAS dan juga segera disahkan di Rapat Paripurna.

Meskipun pada revisi UU PAS tersebut, terdapat sejumlah pasal yang dinilai malah memberikan kemudahan sanksi bagi narapidana (napi). Di antaranya pada pasal 9 dan 10 RUU PAS memberi hak rekreasi dan cuti bersyarat kepada napi.

Aturan ini nantinya tidak hanya berlaku kepada napi biasa, tapi juga berlaku kepada narapidana koruptor atau napikor yang selama ini dianggap pelaku extra ordinary crime.

Hak cuti bersyarat itu pun bisa dipergunakan napi untuk keluar lapas dan pulang ke rumah atau jalan-jalan ke mal, dengan syarat harus diikuti oleh petugas kemana pun.

“Jadi bisa pulang ke rumah atau terserah kalau dia ke mal juga bisa. Asal didampingi oleh petugas lapas,” ujar Anggota Panitia Kerja (Panja) dari Fraksi PAN, Muslim Ayub kepada wartawan, Kamis malam, (19/9/2019).

Sementara terkait berapa lama waktu cuti dan masa rekreasi untuk para napi nantinya akan akan ada turunan yakni Peraturan Pemerintah atau PP terkait teknisnya.

Revisi”Nanti diatur di PP-nya untuk mengatur cuti itu berapa lama, dalam sebulan itu berapa kali dia cuti, satu tahun berapa kali, itu diatur dalam PP,” ujar Muslim.

Leave a Reply