Film Perburuan dan Bumi Manusia Tayang Bersamaan di Bioskop Tanah Air

Pramoedya Ananta Toer (Ist)

Penulis Buku Perburuan dan Bumi Manusia, Pramoedya Ananta Toer (Ist)

Jakarta, PANRITA.News – Film Perburuan merupakan bentuk adaptasi kedua dari novel Pramoedya Ananta Toer, sama dengan Bumi Manusia.

Kedua film yang dipelopori oleh rumah produksi yang sama ini yaitu Falcon Pictures bakal dirilis pada waktu yang bersamaan.

Frederica mengaku merasa sangat tersanjung ketika diberikan kepercayaan untuk mengangkat buku Perburuan menjadi film. Sebelumnya, pihaknya sempat memiliki pilihan lain.

“Kami merasa seperti diberkati oleh keluarga Pram, karena tadinya kami ingin mengangkat novel Gadis Pantai. Tapi kemudian kami disodori buku Perburuan ini, diberi waktu seminggu untuk membacanya. Kemudian setelah membacanya, kami setuju untuk mengangkatnya,” katanya seperti dikutip dari CNN, Jumat (28/6/2019).

Perburuan merupakan novel Pramoedya Ananta Toer yang pertama kali diterbitkan pada tahun 1950 dan sempat dilarang pada zaman Orde Baru. Kisahnya bercerita tentang Hardo, seorang pemuda bekas Shodanco (komandan pleton) di Pembela Tanah Air (PETA) yang diburu oleh Jepang karena dianggap sebagai musuh negara.

Film ini dibintangi oleh Adipati Dolken, Ayushita, Ernest Samudra, Michael Kho, dan Khiva Iskak. Perburuan dijadwalkan rilis pada tanggal 15 Agustus mendatang.

Mengenai jadwal penayangan yang dilakukan bersamaan, Frederica menyebut pihaknya memiliki strategi berbeda untuk kedua filmnya itu.

Ia juga menandaskan tak ada persaingan yang ingin dimunculkan mengingat keduanya lahir dari rumah produksi yang sama.

“Setiap film promo strateginya beda-beda, punya karakter masing-masing.”

“Gak ada beda di sini semua saling support. Buktinya ditayangin barengan tanggal 15 Agustus. Kita gak pikirin untung rugi,” terangnya.

Selaras dengan sang produser, Adipati Dolken yang berperan sebagai Hardo dalam film Perburuan merasa tak ada yang perlu dikhawatirkan dari jadwal penayangan tersebut.

“Gak ada yang perlu ditakutin karena gak ada niat saingan sama sekali,” ujar Adipati.

“Maksudnya, ini kan satu rumah jadi tujuannya bukan bersaing, justru untuk memperlihatkan bahwa kita menghargai karya Pram,” pungkasnya.

Bumi Manusia dan Perburuan akan ditayangkan di bioskop Tanah Air pada 15 Agustus 2019 mendatang.

Tinggalkan Komentar