Penggiat Literasi Bulukumba Agendakan Lebaran Pustaka

Penggiat Literasi Bulukumba

Bulukumba, PANRITA.News – Para Penggiat literasi Bulukumba bertemu di Kantor Bupati untuk mengkonsolidasikan gerakan literasi Bulukumba ke depan, Senin (7/5/2018). Pertemuan difasilitasi oleh Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto di ruang rapat Wakil Bupati. Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip A Baso Masykur beserta jajarannya.

Pertemuan para penggiat literasi dan pengelola Taman Baca Masyarakat (TBM) ini menghadirkan Nirwan Arsuka, tokoh Jaringan Pustaka Bergerak Indonesia. Kesempatan tersebut digunakan untuk membahas berbagai hal dalam upaya mendorong kebangkitan literasi di Bulukumba. Satu persatu penggiat literasi menyampaikan uneg-unegnya dalam mengawal gerakan literasi di Bulukumba, diantaranya dari Rumah Baca Pinisi, Rumah Belajar Bersama, Rumah Pintar Az Zahra Kassi, Youth Hub Bulukumba, dan Ontel Pustaka.

Tomy Satria Yulianto mengatakan upaya gerakan literasi harus dimulai dan tumbuh dari bawah masyarakat itu sendiri dan tidak perlu menunggu instruksi secara formal dari pemerintah untuk mewujudkan budaya literasi. Menurutnya ketika gerakan itu dimulai dari kesadaran masyarakat itu sendiri dalam membaca dan menulis, maka yakin saja budaya itu akan langgeng karena membaca buku itu sudah menjadi kebutuhannya.

Lebih lanjut, mantan Wakil Ketua DPRD menyebut jika pendekatan dalam gerakan literasi ini juga perlu dirubah. Saat ini warga sudah malas ke perpustakaan daerah, sehingga pola pendekatannya juga perlu jemput bola.

“Selain mendorong tumbuhnya TBM-TBM, penting juga teman-teman penggiat literasi mendatangi ruang-ruang publik atau pusat keramaian dengan menyajikan berbagai bacaan pustaka. Dengan mendatangi mereka, kita berharap minat untuk baca buku bagi warga khususnya kalangan generasi muda semakin meningkat,” pintanya.

Merespon pernyataan Wakil Bupati, pengelola Rumah Baca Pinisi Basmawati mengungkapkan jika pihaknya bersama teman-temannya sudah mengagendakan setiap tanggal 17 setiap bulannya menggelar buka lapak buku ramai-ramai di tempat terbuka seperti lapangan Pemuda atau Taman Kota.

“Tanggal 17 itu, kami ibaratkan hari lebarannya penggiat literasi. Selain menyiapkan buku bacaan, kami juga menyiapkan buku mewarnai untuk anak-anak,” ungkap Basmawati.

Pada acara itu juga, tambah Basmawati, pihaknya mengundang teman-teman yang berwirausaha makanan dan minuman yang bisa disajikan selama acara berlangsung, sehingga orang tua yang mengantar anaknya dapat menikmati makanan dan minuman di lokasi kegiatan.

Usai pertemuan di ruang Rapat Wakil Bupati, diskusi dilanjutkan di rumah jabatan Wakil Bupati sekaligus bersantap malam bersama.(*)

Editor: Ahmad

Tinggalkan Komentar