Intip Harga Fantastis Supercar McLaren 720S yang Viral Kecelakaan

McLaren 720S

McLaren 720S. (Dok.ist)

Jakarta, PANRITA.News —Kecelakaan lalu lintas hebat yang melibatkan satu unit supercar mewah pabrikan McLaren terjadi di Jalan Raya Sukoharjo-Solo, Kelurahan Telukan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah pada pada Rabu (8/7/2026) dini hari.

Kendaraan eksotis asal Inggris supercar McLaren 720S dilaporkan mengalami kerusakan ekstrem hingga bagian bodinya terpisah setelah menabrak sejumlah objek di sekitar lokasi kejadian.

McLaren 720S dikenal sebagai salah satu model paling ikonik dari pabrikan McLaren Automotive dengan nilai yang sangat fantastis.

Di pasar otomotif Indonesia, harga unit baru mobil ini diperkirakan berada di kisaran Rp10 miliar hingga Rp15 miliar. Harga tersebut sangat bergantung pada spesifikasi teknis, tahun produksi, serta opsi personalisasi yang dipilih oleh pemiliknya.

BACA JUGA:  Harga Emas Antam Turun Lagi, 1 Gram Rp 2,641 Juta

Tingginya harga ini dipengaruhi oleh statusnya sebagai supercar performa tinggi dengan jumlah unit yang sangat terbatas di tanah air.

Dari sisi performa, McLaren 720S dibekali mesin V8 twin-turbo 4.0 liter yang mampu menyemburkan tenaga hingga 710 hp.

Spesifikasi ini memungkinkan mobil berakselerasi dari 0-100 km/jam hanya dalam waktu 2,9 detik, menempatkannya sebagai salah satu mobil tercepat di kelasnya.

McLaren 720S diproduksi dari tahun 2017 hingga 2023. Supercar ini pertama kali diperkenalkan secara global di ajang Geneva International Motor Show pada Maret 2017, dan resmi menggantikan pendahulunya, McLaren 650S.

BACA JUGA:  Viral Kecelakaan Tunggal Supercar McLaren, Kendaraan Hancur Total!

Selain mesin yang bertenaga, material yang digunakan juga menjadi faktor penentu harga. Mobil ini menggunakan struktur bodi berbasis serat karbon yang ringan namun sangat kuat.

Namun, penggunaan material khusus ini pula yang membuat biaya perbaikan pasca-kecelakaan menjadi sangat mahal.

Hingga saat ini, total kerugian akibat kecelakaan di Sukoharjo tersebut belum diketahui secara pasti. Namun, melihat kerusakan berat pada rangka utama dan panel karbon, biaya penanganan khusus untuk mengembalikan kondisi mobil tersebut diprediksi akan mencapai angka yang sangat besar.

Comment