Tangerang, PANRITA.News — PT Wuling Motors Indonesia kembali menggebrak pasar otomotif tanah air dengan meluncurkan lini kendaraan listrik terbarunya, Wuling Aira EV, dalam ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026.
Kehadiran mobil listrik kompak ini langsung menjadi sorotan utama lantaran membawa perubahan besar pada aspek fungsionalitas dan harga yang sangat agresif.
Berbeda dari pendahulunya, Wuling Air ev yang mengusung konsep dua pintu, Wuling Aira EV tampil lebih matang sebagai mobil keluarga perkotaan.
Kendaraan ini hadir dengan konfigurasi 4 pintu dan kapasitas 4 penumpang sesungguhnya, memberikan akses keluar-masuk yang jauh lebih mudah bagi penumpang di baris belakang.
Strategi Harga Agresif Hasil Rakitan Lokal
Daya tarik utama dari Wuling Aira EV terletak pada banderol harganya. Wuling memproyeksikan mobil listrik 4 pintu ini akan dijual dengan estimasi harga di bawah Rp200 juta.
Angka tersebut jauh lebih murah dibanding rata-rata mobil listrik 4 pintu di pasar Indonesia saat ini yang umumnya dipasarkan di atas Rp300 juta.
Strategi harga kompetitif ini berhasil dicapai karena Wuling Aira EV sudah dirakit secara lokal secara penuh (Completely Knocked Down/CKD) di fasilitas pabrik Wuling di Cikarang, Jawa Barat.
Tingginya kandungan lokal tidak hanya menekan biaya produksi, tetapi juga menjamin distribusi unit ke tangan konsumen menjadi lebih cepat.
Pihak dealer resmi bahkan dilaporkan telah membuka keran pemesanan (pre-book) sebelum gelaran GIIAS dimulai.
Spesifikasi Ringkas dan Performa Perkotaan
Dari segi dimensi, Wuling Aira EV dirancang lebih melar untuk mengakomodasi pintu tambahan.
Mobil ini memiliki panjang 3.268 mm (lebih panjang sekitar 300 mm dari Air ev), lebar 1.550 mm, tinggi 1.575 mm, serta jarak sumbu roda (wheelbase) 2.190 mm yang membuat ruang kaki baris kedua menjadi lebih lega dan nyaman.
Untuk urusan dapur pacu, mobil ini dibekali spesifikasi yang mumpuni untuk membelah kemacetan kota besar:
- Motor Listrik: Bertenaga 30 kW (setara 40 HP) dengan sistem penggerak roda belakang (RWD).
- Kecepatan Maksimum: Mencapai 100 km/jam, sehingga aman untuk melintasi jalan tol dalam kota.
Bebas Range Anxiety dengan Fitur DC Fast Charging
Menjawab kekhawatiran masyarakat akan jarak tempuh baterai, Wuling menghadirkan dua opsi kapasitas baterai Lithium Ferro-Phosphate (LFP) pada Aira EV:
- Standard Range: Kapasitas 16,2 kWh dengan jarak tempuh hingga 205 km.
- Long Range: Kapasitas 25,1 kWh dengan jarak tempuh mencapai 301 km (standar CLTC).
Peningkatan paling signifikan yang dibawa oleh Aira EV adalah dukungan fitur DC Fast Charging. Berbeda dengan Air ev tipe standar terdahulu yang hanya mengandalkan pengisian lambat (AC), Wuling Aira EV kini mampu mengisi daya baterai dari kondisi 30% hingga 80% hanya dalam waktu 35 saja.
Desain “Smiley Aesthetic” dan Fitur Kabin Modern
Secara visual, Wuling Aira EV meninggalkan kesan kaku “robotik” dan beralih ke konsep “Smiley Aesthetic” yang lebih ramah dan retro-futuristik.
Hal ini terlihat dari bentuk lampu depan yang oval dan velg 13 inci bermotif four-leaf clover.
Di dalam kabin, nuansa segar langsung terasa berkat desain dashboard minimalis dengan kombinasi warna two-tone bernuansa hangat (seperti varian Milk Tea atau Cokelat-Putih).
Pusat hiburan diakomodasi oleh head unit layar sentuh model mengambang (floating) berukuran 10,1 inci yang sudah mendukung konektivitas smartphone untuk navigasi dan musik.
Meskipun menyasar segmen berbiaya rendah, Wuling tetap menyematkan fitur keselamatan standar yang kokoh, meliputi sistem pengereman cakram (disc brake) di keempat roda, kantong udara (airbags).
Tak hanya itu, rangka bodi dari baja kuat, serta sensor parkir belakang untuk memudahkan manuver di ruang sempit.
Peluncuran Wuling Aira EV di GIIAS 2026 ini diprediksi akan mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia sekaligus menjadi standar baru bagi segmen city car bertenaga setrum yang ramah di kantong keluarga.

Comment