Cuma Rp320 Jutaan? Ini Bocoran Harga dan Spesifikasi Honda Super-ONE Brio Listrik

Super-ONE. (Dok.Honda)

Super-ONE. (Dok.Honda)

Jakarta, PANRITA.News — PT Honda Prospect Motor (HPM) siap menggebrak panggung otomotif Tanah Air dengan menghadirkan Honda Super-ONE, mobil listrik kompak yang sering dijuluki publik sebagai “Brio Listrik”, yang dijadwalkan melakukan debut Asia Tenggara di ajang GIIAS 2026 pada 30 Juli hingga 9 Agustus mendatang.

Meskipun kerap disebut sebagai versi elektrik dari Brio karena dimensinya yang kompak, Honda menegaskan bahwa Super-ONE merupakan model mandiri dengan fokus menyajikan sensasi berkendara analog yang fun to drive di era elektrifikasi.

Berikut adalah poin-poin utama mengenai kehadiran Honda Super-ONE di Indonesia, termasuk bocoran harganya:

Bocoran Harga dan Data NJKB

  • Estimasi Harga Indonesia: Berdasarkan informasi dari tenaga penjual Honda di Jakarta, Honda Super-ONE diproyeksikan akan dipasarkan dengan estimasi harga sekitar Rp320 juta hingga Rp400 jutaan saat dirilis resmi di GIIAS nanti.
  • Sudah Bisa Dipesan: Konsumen yang berminat bahkan sudah bisa melakukan pemesanan awal (booking) dengan tanda jadi sebesar Rp10 juta.
  • Bocoran Nilai NJKB: Sinyal peluncuran menguat setelah nilai Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB) mobil ini bocor dan terdaftar di pemerintah Indonesia dengan angka dasar Rp257.000.000 (belum termasuk komponen pajak jalanan OTR seperti PPN, BBNKB, dan margin diler).
  • Perbandingan Harga Global: Di negara asalnya, Jepang, mobil ini dijual seharga 3.390.200 yen atau setara Rp355,9 jutaan (sebelum skema subsidi lokal). Sementara di pasar Singapura yang menerapkan regulasi ketat, harganya melambung hingga SGD 178.999 atau sekitar Rp2,3 miliar.
BACA JUGA:  3 Motor Listrik VinFast Siap Mengaspal di Jalanan Indonesia, Harga Mulai Rp17,5 Juta
Super-ONE. (Dok.Honda)
Super-ONE. (Dok.Honda)

Mengutamakan Sensasi Berkendara “Hot Hatch”

  • Performa & Boost Mode: Mobil ini dibekali motor listrik bertenaga normal 63 hp (torsi 162 Nm). Namun, saat Boost Mode diaktifkan, tenaganya melonjak instan hingga 95 hp demi akselerasi yang agresif.
  • Transmisi Virtual 7-Speed: Untuk mempertahankan keasyikan berkendara, Honda menyematkan fitur Simulated 7-Speed Shift lewat paddle shift dan Active Sound Control agar pengemudi tetap merasakan raungan mesin dan perpindahan gigi artifisial.
  • Baterai dan Jangkauan: Menggunakan baterai berkapasitas 29,6 kWh dengan jarak tempuh perkotaan mencapai 274 km (berdasarkan pengujian WLTP).
BACA JUGA:  Debut di Indonesia, Intip Bocoran Fitur Canggih Omoda O4

Desain Retro-Sporty dan Interior Futuristik

  • Eksterior Kompak: Desain eksteriornya memadukan siluet kotak retro ala Honda City Turbo II era 1980-an dengan sentuhan modern, lengkap dengan lampu bulat LED, overfender lebar, dan warna khas Boost Violet Pearl.
  • Material Ramah Lingkungan: Bagian front grill dan material dashboard memanfaatkan bahan daur ulang (granular resin berbasis tanaman) dari bumper bekas komitmen ramah lingkungan Honda.
  • Fitur Kabin Melimpah: Kabin berorientasi pengemudi ini dilengkapi layar infotainment 9 inci, Google Built-in, audio premium Bose 8-speaker, sistem keselamatan Honda Sensing, hingga fitur kunci digital (Digital Key).

Kuota Sangat Terbatas di Tahun Pertama

Bagi konsumen Indonesia yang tertarik, HPM dikabarkan hanya akan menyediakan kuota super terbatas sebanyak 100 unit saja pada tahun pertama peluncurannya.

Hal ini diprediksi akan membuat mobil listrik mungil ini menjadi rebutan di lantai GIIAS 2026.

Comment