Antisipasi DBD Dimusim Hujan, Ini Tips Sehat Dari RSUD Andi Makkasau Parepare

Antisipasi DBD Dimusim Hujan, Ini Tips Sehat Dari RSUD Andi Makkasau Parepare

Direktur RSUD Tipe B Andi Makkasau Kota Parepare, dr. Renny Anggraeni Sari

Parepare, PANRITA.News – Kasus demam berdarah dengue (DBD) terjadi karena perilaku hidup masyarakat yang kurang memperhatikan kebersihan lingkungan.

DBD merupakan salah satu penyakit yang perlu diwaspadai karena dapat menyebabkan kematian dan dapat terjadi karena lingkungan yang kurang bersih.

Berbagai upaya dilakukan untuk mencegah merebaknya wabah DBD tersebut. Salah satunya adalah dengan melakukan PSN 3M Plus.

1. Menguras
Menguras atau membersihkan tempat yang sering menjadi penampungan air seperti bak mandi, kendi, toren air, drum dan tempat penampungan air lainnya. Dinding bak maupun penampungan air juga harus betul bersih untuk membuang telur nyamuk yang menempel pada dinding bak penampungan.

“Saat musim hujan maupun pancaroba, kegiatan itu harus dilakukan setiap hari untuk memutus siklus hidup nyamuk yang dapat bertahan di tempat kering selama 6 bulan,” terang dr Renny Anggrainy Sari, Direktur RSUD Tipe B Andi Makkasau Parepare.

2. Menutup
Menutup kata dr Renny merupakan kegiatan menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti bak mandi maupun drum. Menutup juga dapat diartikan sebagai kegiatan mengubur barang bekas di dalam tanah agar tidak membuat lingkungan semakin kotor dan dapat berpotensi menjadi sarang nyamuk.

3. Memanfaatkan kembali limbah barang bekas yang bernilai ekonomis (daur ulang), kita juga disarankan untuk memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk demam berdarah.

Plusnya adalah suatu bentuk upaya pencegahan tambahan yakni

1. Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk
2. Menggunakan obat anti nyamuk
3. Memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi
4. Gotong Royong membersihkan lingkungan
5. Periksa tempat-tempat penampungan air
6. Meletakkan pakaian bekas pakai dalam wadah tertutup
7. Memberikan larvasida pada penampungan air yang susah dikuras
8. Memperbaiki saluran dan talang air yang tidak lancar
9. Menanam tanaman pengusir nyamuk

Direktur RSUD Tipe B Andi Makkasau Kota Parepare, dr. Renny Anggraeni Sari mengatakan, wabah DBD biasanya akan mulai meningkat saat pertengahan musim hujan seperti saat ini yang disebabkan oleh semakin bertambahnya tempat-tempat perkembangbiakan nyamuk karena meningkatnya curah hujan. Tidak heran jika hampir setiap tahunnya, wabah DBD digolongkan dalam kejadian luar biasa (KLB).

“Masyarakat diharapkan cukup berperan dalam hal ini. Oleh karena itu, langkah pencegahan yang dapat dilakukan adalah upaya pencegahan DBD dengan 3M Plus,” tutup dr. Renny. (*)

Tinggalkan Komentar