Gubernur Sulsel Temui Kepala Basarnas RI, Minta Perhatian Nasional untuk Penguatan Wilayah Kepulauan

Gubernur Sulsel Temui Kepala Basarnas RI, Minta Perhatian Nasional untuk Penguatan Wilayah Kepulauan

pemkot-makassar

Jakarta, PANRITA.News — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman melakukan audiensi dengan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) RI Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii di Kantor Basarnas RI, Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Andi Sudirman didampingi Bupati Kepulauan Selayar Muh Natsir Ali dan Bupati Pangkep Muh Yusran Lalogau.

Pertemuan tersebut membahas perkembangan proses pencarian dan evakuasi korban kapal tenggelam KM Nurul Salsa, sekaligus mendorong penguatan upaya pencarian dan pertolongan dengan melibatkan seluruh kekuatan yang ada.

“Kami melaporkan progress pencarian dan evakuasi korban kapal tenggelam KM Nurul Salsa. Laporan juga untuk terus melanjutkan upaya evakuasi dengan segala kekuatan bersama jajaran Basarnas, TNI-AL, Polri dan Pemda,” kata Andi Sudirman.

BACA JUGA:  Sekda Sulsel Tekankan Penguatan Mitigasi Bencana di Upacara HMKG ke-79

Selain itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengajukan peningkatan kapasitas pangkalan Basarnas di Kabupaten Kepulauan Selayar. Penguatan tersebut mencakup penambahan armada kapal dan fast boat, serta personel yang dapat bersiaga di wilayah kepulauan.

“Kami juga mengajukan peningkatan kapasitas pangkalan Basarnas di Pulau Selayar berikut armada kapal dan fast boat termasuk personel untuk standby di Kabupaten Kepulauan Selayar,” jelasnya.

Menurutnya, penguatan kapasitas Basarnas di wilayah kepulauan penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi cuaca ekstrem yang berisiko bagi nelayan maupun kapal penyeberangan antarpulau.

BACA JUGA:  Sinergi Kementan dan Pemprov Sulsel, Akselerasi PM-AAS Target 91.340 Hektare Budidaya Padi

“Hal ini dilakukan untuk upaya kesiapsiagaan kondisi cuaca ekstrem bagi nelayan dan kapal penyeberangan antarpulau rawan kecelakaan,” katanya.

Andi Sudirman berharap pertemuan tersebut mendapat perhatian secara nasional, mengingat tingginya potensi kejadian kecelakaan laut di wilayah kepulauan, khususnya di Kabupaten Kepulauan Selayar, Pangkep, dan sejumlah wilayah kepulauan lainnya di Sulawesi Selatan.

“Semoga dengan pertemuan ini dapat menjadi perhatian nasional mengingat angka kejadian serupa cukup tinggi di wilayah, khususnya kepulauan, baik Selayar, Pangkep maupun wilayah lainnya di Sulsel,” pungkasnya. (*)

Comment