Demo di DPR, Massa PA 212 Tuntut Pemakzulan Jokowi hingga Pembubaran PDIP

Massa PA 212 Tuntut Pemakzulan Jokowi (Foto: detikcom)

Massa PA 212 Tuntut Pemakzulan Jokowi (Foto: detikcom)

Jakarta, PANRITA.News – Persaudaraan Alumni (PA) 212 menggelar aksi menolak RUU HIP dan RUU Omnibus Law di depan Gedung DPR, Kamis, (16/7/2020).

Massa aksi dari ormas Islam memadati depan Gedung DPR dan berkerumun di dekat mobil komando.

Sejumlah massa tampak membawa spanduk-spanduk bertuliskan ‘Ma’zulkan Jokowi’, ‘Bubarkan PDIP’, dan ‘Tolak RUU HIP dan Tangkap Inisiatornya’.

Di mobil komando juga tampak spanduk berisi lima tuntutan umat (Lumat). Berikut isi kelima tuntutan tersebut:

1. Makzulkan Jokowi
2. Bubarkan PDIP
3. Tolak RUU HIP & Tangkap Inisiator
4. Tolak RUU Omnibus Law
5. Batalkan UU Corona

Massa PA 212 Tuntut Pemakzulan Jokowi (Foto: detikcom)

Sementara itu, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Donny Gahral Adian, menilai tuntutan massa PA 212 dkk yang ingin memakzulkan Presiden Jokowi salah sasaran. Donny juga mengingatkan soal perbedaan pemakzulan dan makar.

“Salah sasaran dan absurd, RUU HIP inisiatif DPR, pemakzulan di luar proses konstitusional adalah makar,” kata Donny kepada wartawan, Kamis (6/7/2020).

Diketahui, demo hari ini dilakukan oleh dua kelompok massa. Massa pertama yakni dari PA 212 dan ormas Islam yang menolak RUU HIP. Massa kedua merupakan aliansi buruh yang menolak omnibus law.

Sumber: Detik |

Tinggalkan Komentar