Modus Dijambret, Ibu Ini Potong 4 Jarinya Demi Klaim Asuransi

Modus Dijambret, Ibu Ini Potong 4 Jarinya Demi Klaim Asuransi

Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin saat menginterogasi pelaku penipuan, Erdina Sihombing. © Vivanews

Aparat kepolisian berhasil mengungkap modus di balik peristiwa penjambretan sadis yang dialami oleh seorang ibu hingga jari tangannya putus, di Jalan AR Hakim, Kota Medan, Sumatera Utara, Jumat (1/5/2020) lalu.

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan Direktorat Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Sumatera Utara, ternyata kasus tersebut hanya rekayasa yang dilakukan oleh korban bernama Erdina Boru Sihombing (54), warga Jalan AR Hakim Gang Rahayu II, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan.

“Setelah tim melakukan investigasi, ternyata keterangan dari Ibu Erdina tidak sesuai dengan kenyataan (rekayasa),” ujar Kapolda Sumut Irjen Pol. Martuani Sormin seperti dikutip vivanews.

Martuani menjelaskan, dari hasil penyidikan, Erdina melakukan perencanaan dari memotong sendiri keempat jari tangannya hingga melapor ke polisi.

Cara mengerikan itu dilakukan Erdina agar mendapat klaim asuransi untuk membayar utang.

“Jadi kejadian sebenarnya adalah Ibu Erdina Sihombing memotong jarinya sendiri dengan parang agar meyakinkan penyidik bahwa dia memang dibegal,” tutur Martuani.

Dalam rekayasa kasus penjambretan ini, ibu yang juga sebagai pedagang cabai merah itu, dibantu dua orang.

Namun mereka baru ditetapkan sebagai saksi dalam perkara ini. Kedua saksi bertugas menemani tersangka membuat laporan kepolisian dan mengantarkan ke rumah sakit.

“Yang pasti ini adalah kasus pertama di lingkungan Polda Sumut dan saya bersyukur para penyidik tidak bisa ditipu,” ujar Martuani.

“Karena dapat merusak diri sendiri dan membuat Kamtibmas di Sumut menjadi tidak kondusif,” Martuani menambahkan.

Tinggalkan Komentar