Franco Mastantuono Resmi Berseragam Real Madrid

Franco Mastantuono Resmi Berseragam Real Madrid

Franco Mastantuono, gelandang muda berusia 17 tahun asal Argentina resmi berseragam Real Madrid.

Jakarta, PANRITA.News – Real Madrid kembali unjuk gigi di bursa transfer musim panas ini. Setelah dua rekrutan sebelumnya, Los Blancos kini sukses mengamankan tanda tangan Franco Mastantuono, gelandang muda berusia 17 tahun asal Argentina yang digadang-gadang sebagai salah satu bakat paling bersinar dari Negeri Tango.

Pemain milik River Plate ini akan resmi bergabung ke Santiago Bernabeu usai menyelesaikan tugasnya membela klub di ajang Piala Dunia Antarklub 2025.

Meski usianya masih belia, Franco Mastantuono sudah menjadi rebutan klub-klub elite Eropa. Tapi, seperti biasa, Real Madrid selalu punya cara untuk menjadi pemenang.

Namun, bukan hanya prestise klub dan potensi pemain yang jadi sorotan. Nilai transfer Mastantuono mencetak sejarah baru—menjadi yang termahal sepanjang sejarah sepak bola Argentina.

Pecahkan Rekor: Transfer Termahal Sepanjang Masa dari Argentina

Meski Real Madrid menutup rapat angka transfer secara resmi, River Plate justru membocorkan semua detailnya ke publik. Nilainya? Fantastis. Total transfer mencapai €63,2 juta, setara dengan Rp1,12 triliun!

Dari angka tersebut, €45 juta (sekitar Rp796 miliar) adalah nilai klausul pelepasan langsung untuk River Plate. Sisanya terdiri dari pajak dan biaya distribusi: €11,8 juta untuk pajak di Spanyol, €1,4 juta untuk Asosiasi Pesepak Bola Argentina, €900 ribu ke dana struktural AFA, hingga €3,6 juta sesuai regulasi pemerintah Argentina. Bahkan ada komponen “biaya lain-lain” senilai €500 ribu.

Angka-angka itu menobatkan Franco Mastantuono sebagai pemain asal Argentina dengan transfer termahal dalam sejarah, melewati nama-nama besar seperti Gonzalo Higuain dan Enzo Fernandez.

Kontrak Panjang & Klausul yang ‘Tak Masuk Akal’

Madrid tampaknya tak mau ambil risiko kehilangan permata barunya. Franco Mastantuono langsung dikontrak jangka panjang hingga musim panas 2031. Gajinya pun tak main-main: €3,5 juta per musim (sekitar Rp61,9 miliar per tahun).

Namun yang paling mencengangkan adalah klausul pelepasannya, Real Madrid memasang harga €1 MILIAR. Angka yang bukan hanya simbol status, tapi juga pernyataan: pemain ini bukan untuk dijamah klub lain dengan mudah.

Strategi ini memang bukan hal baru bagi Madrid. Klub ini dikenal jeli dalam mendeteksi dan mengasah bakat muda. Setelah sukses besar dengan Vinicius Junior, Rodrygo, hingga Jude Bellingham, kini mereka menaruh harapan besar pada Mastantuono.

Franco Mastantuono “Anak Ajaib” dari Buenos Aires

Franco Mastantuono mulai mencuri perhatian sejak melakoni debut bersama tim utama River Plate. Ia tampil matang di lini tengah—penuh visi, lihai menggiring bola, dan punya ketenangan yang luar biasa untuk pemain seusianya.

Tak hanya bersinar di level klub, Mastantuono juga menjadi pilar utama di Timnas Argentina U-17. Aksinya di berbagai turnamen usia muda bahkan membuatnya dijuluki sebagai ‘penerus Messi’ oleh sebagian pengamat.

Meski masih muda, tantangan adaptasi di Eropa sudah menantinya. Namun, jika melihat rekam jejak Madrid dalam membimbing pemain muda, peluang Franco Mastantuono untuk bersinar sangat terbuka lebar. Siapa tahu, beberapa tahun ke depan kita menyaksikannya jadi ikon baru di Bernabeu.

Comment