Kisah Kekasih Korban Lion Air Menikah Sendirian

Jakarta, PANRITA.News – Kisah yang dialami Intan Indah Syari menjadi cerita yang menyayat hati. Ia adalah seorang wanita yang sedianya menikah dengan lelaki pujaannya, Rio Nanda Pratama pada tanggal 11 November 2018.

Namun, pernikahan tersebut batal lantaran sang suami lebih dulu dipanghil oleh Sang Pencipta. Rio, sang calon suami menjadi salah satu korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP yang jatuh di perairan Karawang pada Senin (29/10/2018) silam. Hati Intan pun sangat sedih dan terpukul saat tahu calon suaminya telah pergi untuk selama-lamanya.

Menurut Intan, Rio adalah cinta pertamanya sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama. Mereka pun saling dekat karena kerap berada di satu kelas yang sama semasa sekolah. Lulusan Manajemen Informatika di STMIK Atma Luhur Pangkal Pinang ini terhitung telah menjalin hubungan dengan Rio selama 13 tahun.

“Aku dan calon suami aku dokter Rio Nanda memang sudah saling mengenal, sahabatan dan berteman dekat memang dari 13 tahun yang lalu, dari SMP. Dulu kan zaman SMP mash cinta monyet, kita sekelas terus waktu SMP dan teman berantem juga. Aku suka sama orangnya yang memang humble, ramah, anaknya juga supel pintar, dan pokoknya panutan banget calon suami aku ini. Terus berlanjut ke SMA, berlanjut juga satu kelas juga selama tiga tahun dan banyak hal yang kita alami,” cerita Intan dalam laman detikcom, Selasa (13/11/2018).

Setelah lulus SMA, Intan dan Rio menjalani hubungan jarak jauh. Rio berkuliah di fakultas kedokteran di universitas yang ada di Solo, sementara itu Intan tetap berada di Pangkal Pinang, Provinsi Bangka Belitung. Setelah lulus kuliah, Rio pun kembali ke Pangkal Pinang dan bekerja di Rumah Sakit Bakti Timah.

Menjalani hubungan jarak jauh memang tak mudah bagi setiap pasangan, termasuk Intan dan Rio. Hubungan mereka pun diwarnai dengan perselingkuhan atau hadirnya orang ketiga. Namun, kesabaran dan rasa sayangnya Intan untuk tetap mendampingi Rio pun berbuah manis saat dirinya dilamar dan merencanakan pernikahan pada awal 2018.

“Kami LDR selama 6 tahun, kalau orang ketiga atau seterusnya yang ingin mencoba mengganggu ada, tapi Alhamdulillah karena Allah SWT dan cinta kami yang begitu kuat, semuanya sirna, dan akhirnya Rio memilihku untuk menjadi pendamping hidupnya, sampai akhir,” terang Intan.

Meskipun perselingkuhan sempat mewarnai hubungan mereka, Intan mengaku dirinya tetap bertahan karena cintanya pada Rio. Wanita yang kini bekerja di PT. Bakti Timah Solusi Medika ini juga sudah menjalin hubungan baik dengan orangtua dan adik Rio.

“Dia seorang laki-laki ingin mencari yang terbaik dalam hidupnya, tapi kami selalu komunikasi dan saya bukan tipe wanita suka ngatur, pengekang. Jadi apa pun yang membuatnya bahagia akan saya lakukan, saya tidak peduli lagi rasa sakit atau apa pun yang terpenting dia bahagia, dan kalau pun tidak memilih saya, Insyaallah saya akan terima, tapi ternyata dia memilih saya untuk jadi pendamping hidupnya. Tapi Allah SWT lebih mencintainya, memanggilnya terlebih dahulu,” ungkapnya.

Pernikahan yang telah direncanakan itu pun sirna karena Rio telah menghadap Sang Khalik. Namun, Intan tetap melangsungkan akad pernikahan sendirian dan mengenakan gaun pengantin. Hal tersebut ia lakukan sebagai bentuk penghormatan terakhir dan perwujudan impian mendiang calon suaminya.

Tinggalkan Komentar