NasDem Sulsel Hanya Usung 4 Kader, 3 Wakil Bupati di Ujung Tanduk

Makassar, PANRITA.News - Keputusan DPW NasDem Sulsel setelah menetapkan usungannya di 13 pilkada serentak sulawesi selatan mengikis peluang tiga wakil bupati untuk bertarung di pilkada serentak Juni mendatang.Bahkan mantan Bupati Jeneponto, Baharuddin Baso Tika yang juga sebelumnya menguat diusung nasdem untuk bertarung di pilkada jeneponto. Harus berbalik arah dengan keputusan Partai NasDem yang mengusung petahana, Ikhsan Iskandar-Paris Yaris.Tiga Wabup yang sekaligus kader NasDem dimaksud antara lain: Wabup Enrekang Amiruddin, Wabup Wajo A. Syahrir Kube Dauda, serta Wabup Bantaeng Muh. Yasin.Sebelumnya, DPW Partai NasDem Sulsel resmi menyerahkan rekomendasi model B1. KWK kepada bakal pasangan calon kepala daerah (Cakada) di enam Pilkada 2018 di Sulsel, Senin (8/1/2018).BACA JUGA: Inilah Usungan Partai NasDem di 13 Pilkada Serentak Sulsel

“Keputusan NasDem bukan tanpa alasan, tapi dengan melihat beberapa pertimbangan. Mulai dari ektabilias kandidat hingga koalisi yang menyatu baik itu dalam pilkada daerah maupun pilgub.” ujar Ketua DPW NasDem Sulsel, Rusdi Masse.

Wabup Enrekang, M. Amiruddin hampir dipastikan gagal melaju ke tahapan pendaftaran akibat pengalihan dukungan NasDem ke bakal cabup petahana, Muslimin Bando.“Di Enrekang, NasDem mengusung Muslimin Bando berpasangan dengan Asman yang juga kader NasDem,” jelas Rusdi Masse.Begitupun dengan Wabup Wajo Andi Syahrir Kube Dauda, B1-KWK NasDem diberikan ke pasangan Amran Mahmud-Amran.Sama halnya dengan Wabup Bantaeng, Muh. Yasin, kini di ujung tanduk menyusul peralihan rekomendasi parpolnya. Yasin yang menguat sebagai cabup berpasangan dengan Ilham Rifurio, harus bekerja ekstra untuk menambah parpol koalisinya di dua hari sisa tahapan pendaftaran, 9-10 Januari 2018. Saat ini yasin masih memegang sekira 16 persen dukungan dengan modal kursi dari PAN dan PPP.Dari 12 daerah Pilkada, Rusdi Masse, menyebutkan hanya mengusung empat kader internal sebagai calon kepala daerah dan atau wakil kepala daerah. Antara lain Judas Amir sebagai calon walikota Palopo serta Faisal A Sapada sebagai Calon Walikota Parepare.Dua kader lainnya masing-masing Asman dan Andi Rachmatika Dewi diplot sebagai cawakada di Enrekang dan Makassar.“Kita telah memberikan kesempatakan kepada kader, namun mereka tidak bisa mencukupkan jumlah kursi dengan batas waktu yang telah ditentukan,” terang RMS.[sg_popup id="25" event="onload"][/sg_popup]

Makassar, PANRITA.News – Keputusan DPW NasDem Sulsel setelah menetapkan usungannya di 13 pilkada serentak sulawesi selatan mengikis peluang tiga wakil bupati untuk bertarung di pilkada serentak Juni mendatang.

Bahkan mantan Bupati Jeneponto, Baharuddin Baso Tika yang juga sebelumnya menguat diusung nasdem untuk bertarung di pilkada jeneponto. Harus berbalik arah dengan keputusan Partai NasDem yang mengusung petahana, Ikhsan Iskandar-Paris Yaris.

Tiga Wabup yang sekaligus kader NasDem dimaksud antara lain: Wabup Enrekang Amiruddin, Wabup Wajo A. Syahrir Kube Dauda, serta Wabup Bantaeng Muh. Yasin.

Sebelumnya, DPW Partai NasDem Sulsel resmi menyerahkan rekomendasi model B1. KWK kepada bakal pasangan calon kepala daerah (Cakada) di enam Pilkada 2018 di Sulsel, Senin (8/1/2018).

BACA JUGA: Inilah Usungan Partai NasDem di 13 Pilkada Serentak Sulsel

“Keputusan NasDem bukan tanpa alasan, tapi dengan melihat beberapa pertimbangan. Mulai dari ektabilias kandidat hingga koalisi yang menyatu baik itu dalam pilkada daerah maupun pilgub.” ujar Ketua DPW NasDem Sulsel, Rusdi Masse.

Wabup Enrekang, M. Amiruddin hampir dipastikan gagal melaju ke tahapan pendaftaran akibat pengalihan dukungan NasDem ke bakal cabup petahana, Muslimin Bando.

“Di Enrekang, NasDem mengusung Muslimin Bando berpasangan dengan Asman yang juga kader NasDem,” jelas Rusdi Masse.

Begitupun dengan Wabup Wajo Andi Syahrir Kube Dauda, B1-KWK NasDem diberikan ke pasangan Amran Mahmud-Amran.

Sama halnya dengan Wabup Bantaeng, Muh. Yasin, kini di ujung tanduk menyusul peralihan rekomendasi parpolnya. Yasin yang menguat sebagai cabup berpasangan dengan Ilham Rifurio, harus bekerja ekstra untuk menambah parpol koalisinya di dua hari sisa tahapan pendaftaran, 9-10 Januari 2018. Saat ini yasin masih memegang sekira 16 persen dukungan dengan modal kursi dari PAN dan PPP.

Dari 12 daerah Pilkada, Rusdi Masse, menyebutkan hanya mengusung empat kader internal sebagai calon kepala daerah dan atau wakil kepala daerah. Antara lain Judas Amir sebagai calon walikota Palopo serta Faisal A Sapada sebagai Calon Walikota Parepare.

Dua kader lainnya masing-masing Asman dan Andi Rachmatika Dewi diplot sebagai cawakada di Enrekang dan Makassar.

“Kita telah memberikan kesempatakan kepada kader, namun mereka tidak bisa mencukupkan jumlah kursi dengan batas waktu yang telah ditentukan,” terang RMS.

[sg_popup id=”25″ event=”onload”][/sg_popup]

Tinggalkan Komentar