Polisi Kejar Pelaku Penculikan Balita di Makassar

Makassar, PANRITA.News - Polrestabes Makassar kini mengejar pelaku penculikan balita di Makassar, Hanun (1,5) yang diculik di rumahnya di Komplek UNM Blok F II 13, Jl. Pendidikan, Selasa (9/1/2018).Dari keterangan polisi, pelaku diduga lebih dari dua orang dalam melakukan aksinya, dan diperkirakan penculikan balita tersebut terjadi sekitar 13.00 Wita. Awalnya datang dua orang yang menitipkan barang di rumah Hanun.Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Anwar Hasan mengatakan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan sejumlah saksi, termasuk penjaga balita itu.

“Saat ini kami sedang penyelidikan, mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa mengungkap penculikan balita ini,” katanya.

Dia mengatakan, terkait modus pencukikan, kepolisian belum bisa memastikan.“Mudus itu belum tentu, nanti kalau kita sudah melakukan pendalaman apa yang terjadi, baru kita tahu modusnya.“ ujarnya.Sementara di Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi mengamankan barang bukti berupa dua dos air mineral yang dibawa pelaku.Sementara itu, keluarga korban masih enggan memberikan keterangan kepada media.

Makassar, PANRITA.News – Polrestabes Makassar kini mengejar pelaku penculikan balita di Makassar, Hanun (1,5) yang diculik di rumahnya di Komplek UNM Blok F II 13, Jl. Pendidikan, Selasa (9/1/2018).

Dari keterangan polisi, pelaku diduga lebih dari dua orang dalam melakukan aksinya, dan diperkirakan penculikan balita tersebut terjadi sekitar 13.00 Wita. Awalnya datang dua orang yang menitipkan barang di rumah Hanun.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Anwar Hasan mengatakan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan dengan memintai keterangan sejumlah saksi, termasuk penjaga balita itu.

“Saat ini kami sedang penyelidikan, mudah-mudahan dalam waktu dekat kita bisa mengungkap penculikan balita ini,” katanya.

Dia mengatakan, terkait modus pencukikan, kepolisian belum bisa memastikan.

“Mudus itu belum tentu, nanti kalau kita sudah melakukan pendalaman apa yang terjadi, baru kita tahu modusnya.“ ujarnya.

Sementara di Tempat Kejadian Perkara (TKP), polisi mengamankan barang bukti berupa dua dos air mineral yang dibawa pelaku.

Sementara itu, keluarga korban masih enggan memberikan keterangan kepada media.

Tinggalkan Komentar