Bontang, PANRITA.News – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam menyikapi informasi dugaan adanya oknum ASN tidak netral jelang Pilkada.
Faizal menegaskan, berdasarkan aturan dari Kementerian Dalam Negeri, Aparatur Sipil Negara (ASN) wajib netral.
“Terkait adanya ASN tidak netral kita sudah memanggil Sekda Bontang untuk mengklarifikasi hal itu. Kita jalankan fungsi kontrol dimana ini jelang Pilkada semua harus mentaati aturan Kemendagri,” kata Andi Faizal. (2/11/2020).
Dia mengungkapkan, dari hasil klarifikasi oleh Sekda Bontang, pihaknya mendapatkan informasi bahwa ada 1 orang oknum ASN yang di terang terangan mendukung salah satu Paslon.
“Ibu Sekda tadi janji akan menindaklanjuti itu dan kalaupun terbukti tentu Pemda atau Inspektorat haru memberikan sanksi kepada oknum tersebut,” ungkap dia.
untuk di ketahui Kota Bontang masuk dalam daftar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang menegur 67 kepala daerah terkait pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020.
Sesuai dengan PP No 12 tahun 2017, para kepala daerah diberi waktu paling tiga hari untuk menindaklanjuti rekomendasi KASN setelah menerima surat teguran Kemendagri.
Ada pun kepala pemerintahan provinsi, kabupaten dan kota yang mendapat teguran adalah sebagai berikut:
- Gubernur Jambi
- Gubernur Jawa Timur
- Gubernur Kepulauan Riau
- Gubernur Lampung
- Gubernur Nusa Tenggara Barat
- Gubernur Sulawesi Barat
- Guberur Sulawesi Selatan
- Gubernur Sulawesi Tengah
- Gubernur Sulawesi Tenggara
- Gubernur Sulawesi Utara
- Bupati Asahan
- Bupati Asmat
- Bupati Bandung
- Bupati Banggai
- Bupati Banjar
- Bupati Boven Digul
- Bupati Bulukumba
- Bupati Buton Utara
- Bupati Cianjur
- Bupati Dompu
- Bupati Gowa
- Bupati Halmahera Timur
- Bupati Indragiri Hulu
- Bupati Jember
- Bupati Kepulauan Meranti
- Bupati Kepulauan Selayar
- Bupati Konawe
- Bupati Konawe Utara
- Bupati Kuantan Singingi
- Bupati Limapuluh
- Bupati Lingga
- Bupati Lombok Utara
- Bupati Majene
- Bupati Mamberamo Raya
- Bupati Maros
- Bupati Merauke
- Bupati Mojokerto
- Bupati Muaro Jambi
- Bupati Muna
- Bupati Muna Barat
- Bupati Nias Selatan
- Bupati Pandeglang
- Bupati Pangkajene dan Kepulauan
- Bupati Pasangkayu
- Bupati Pelalawan
- Bupati Pesisir Barat
- Bupati Sidoarjo
- Bupati Sijunjung
- Bupati Simalungun
- Bupati Solok
- Bupati Sukabumi
- Bupati Sumba Timur
- Bupati Supiori
- Bupati Tana Toraja
- Bupati Tasikmalaya
- Bupati Tojo Una-una
- Bupati Toli-toli
- Bupati Wakatobi
- Walikota Batam
- Walikota Binjai
- Walikota Bontang
- Walikota Makassar
- Walikota Mataram
- Walikota Pariaman
- Walikota Samarinda
- Walikota Solok
- Walikota Surabaya (*)

Comment