JMS-HAMAS Resmi Diusung Berkarya di Pilkada Bulukumba

Jamaluddin M Syamsir dan H.Andi Mattampawali AS (JMS-HAMAS)

Jamaluddin M Syamsir dan H.Andi Mattampawali AS (JMS-HAMAS).

Bulukumba, PANRITA.News – Partai Berkarya akhirnya resmi mengusung paket Jamaluddin M Syamsir dan Andi Mattampawali AS (JMS-HAMAS) untuk maju di Pilkada Bulukumba.

Kepastian dukungan ini berdasarkan surat rekomendasi Model B.1.KWK dengan Nomor:SK 001/DPP/Berkarya/Wasekjen/SS-blk/VII/2020, yang ditandatangani langsung Ketua Umum, Hutomo Mandala Putra bersama Sekjend Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso.

“Dalam rekomendasi Partai Berkarya mengusung Pasangan calon Jamaluddin M Syamsir bersama Andi Mattampawali AS,” kata ketua Partai Berkarya Bulukumba, Andi Muttamar, Sabtu (15/8/2020).

Menurutnya, bahwa alasan partainya mendukung calon Bupati JMS dan Wakil Bupati HAMAS. Selain pertimbangan Geo politik JMS menggandeng HAMAS sebagai Birokrat yang berprestasi dan keduanya adalah Agamais.

“JMS alumni pesantren sedangkan HAMAS adalah terbilang Tokoh agama kapasitas dan karakteristik kedua figur ini, dinilai cocok memimpin Bulukumba sebagai daerah yang religius,” ungkapnya.

Mantan ketua DPRD Bulukumba ini menambahkan, JMS dan HAMAS merupakan sosok yang suka melayani, bukan untuk dilayani. JMS adalah aktivis sosial yang dekat dengan pemuda, belum lagi mantan ketua KNPI Sulawesi Selatan memiliki itu banyak Networking jaringan yang luas hingga diluar negeri, itu sudah dibuktikan dalam pergaulan sehari hari.

“HAMAS adalah Birokrat, dia mantan camat Gantarang yang kini menjabat sebagai sekretaris kantor Pariwisata Bulukumba. Banyak memilki inovasi mengembangkan potensi pariwisata untuk meningkatkan PAD demi terwujudnya masyarakat sejahtera,” jelasnya.

Selain pertimbangan diatas keduanya sangat dekat dengan masyarakat. Bahkan pasangan ini dikenal oleh masyarakat dan mengenal wilayah Daerah Bukukumba.

“Saya sudah puluhan tahun kenal pribadi JMS saat saya berkecimpung di partai Golkar mulai tahun 1997 Lalu, Hamas saya kenal karena sama sama tinggal di Bulukumba yang banyak aktif dalam kegiatan keagamaan dan kegiatan sosial lainnya, dan keduanya bukan sosok pebisnis,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar