Terus Bertambah, Ini Daftar 64 Negara Terinfeksi Virus Corona

Ilustrasi: Persebaran virus corona. (Foto: medscape.com)

PANRITA.News – Keganasan wabah virus corona atau Covid-19 terus menyebar ke berbagai belahan dunia.

Hingga kini, jumlah kasus virus corona Covid-19 masih terus bertambah.

Hingga Minggu (1/3/2020) siang, jumlah kasus yang telah terkonfirmasi di seluruh dunia adalah sebanyak 86.986 dengan 2.979 kematian dan 42.294 pasien yang sembuh.

Infeksi ini juga telah terjadi di berbagai belahan dunia.

Dilansir dari Kompas.com Minggu (1/3/2020), virus tersebut sudah menyerang 64 negara termasuk Tiongkok yang merupakan sumber dari virus corona. 

Hingga saat ini, berikut daftar negara-negara mengonfirmasi adanya kasus virus corona:

  1. China
  2. Algeria
  3. Aljazair
  4. Australia
  5. Austria
  6. Azerbaijan
  7. Bahrain
  8. Belarus
  9. Belgia
  10. Brazil
  11. Kamboja
  12. Kanada
  13. Afganistan
  14. Kroasia
  15. Denmark
  16. Mesir
  17. Ekuador
  18. Estonia
  19. Finlandia
  20. Perancis
  21. Georgia
  22. Jerman
  23. Yunani
  24. India
  25. Iran
  26. Irak
  27. Islandia
  28. Israel
  29. Italia
  30. Jepang
  31. Kuwait
  32. Lebanon
  33. Lithuania
  34. Luxemburg
  35. Malaysia
  36. Meksiko
  37. Monaco
  38. Nepal
  39. Belanda
  40. Nigeria
  41. Macedonia Utara
  42. Norwegia
  43. Oman
  44. Pakistan
  45. Filipina
  46. Qatar
  47. Romania
  48. Rusia
  49. Selandia Baru
  50. Singapura
  51. Korea Selatan
  52. San Marino
  53. Spanyol
  54. Sri Lanka
  55. Swedia
  56. Swiss
  57. Taiwan
  58. Thailand
  59. Uni Arab Emirat
  60. Inggris
  61. AS
  62. Vietnam
  63. Irlandia
  64. Armenia

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan agar semua negara di dunia waspada terkait penyebaran virus corona.

WHO menyebut virus tersebut bisa menyerang semua negara.

Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menegaskan bahwa penularan Covid-19 termasuk kejadian luar biasa dan sudah sampai di titik yang menentukan.

Dia meminta pemerintah di negara masing-masing bertindak secara agresif untuk mencegah persebaran virus.

Dia juga meminta semua negara untuk bersiap jika Covid-19 datang sewaktu-waktu. Jangan membuat keputusan fatal dengan meyakini bahwa suatu negara tidak akan tertular. Sangat mungkin tidak akan ada satu negara pun yang lolos dari penularan virus tersebut.

Tinggalkan Komentar