Uangnya Tak Dikembalikan, Wiranto Tuntut Bambang Sujagad di Pengadilan

Menkopolhukam Wiranto. (Foto: Antara/Aprillio Akbar)

Mantam Menkopolhukam Wiranto. (Foto: Antara/Aprillio Akbar)

Jakarta, PANRITA.News – Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto, menuntut Mantan Bendahara Umum Partai Hanura Bambang Sujagad Susanto untuk mengembalikan uangnya yang dipinjam.

Uang yang dipinjam sebesar SGD 2.310.000 atau setara dengan Rp 23 miliar. Selain itu, bunga dan kerugian selama 10 tahun, total tuntutan mencapai Rp 44,9 miliar.

“Memerintahkan Tergugat (Bambang Sujagad Susanto) untuk mengembalikan dana sebesar SGD 2.310.000 yang jika dirupiahkan setara dengan Rp 23.663.640.000 kepada Penggugat (Wiranto),” demikian bunyi gugatan Wiranto yang dikutip dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (SIPP PN Jakpus), Selasa (5/11/2019).

Wiranto menilai Bambang telah ingkar janji karena tidak melaksanakan dan mentaati isi surat perjanjian tertanggal 24 November 2009 tentang penitipan dana sebesar SGD 2.310.000. Wiranto yang memberikan kuasa kepada Adi Warman meminta PN Jakpus menyatakan sah dan mengikat surat perjanjian tersebut bagi kedua belah pihak.

Selain mengembalikan uang yang dipinjam sebesar Rp 23 miliar, Bambang dituntut Wiranto membayar ganti rugi sebesar Rp 2,8 miliar. Tidak hanya itu, Bambang juga digugat membayar bunga total Rp 18,5 miliar.

“Menghukum tergugat (Bambang) untuk membayar bunga yang dihitung sejak 24 November 2009 hingga tanggal gugatan a quo diajukan, yaitu sebesar Rp 18.509.699.208,” terang Wiranto seperti dikutip dari Detik.

Wiranto juga meminta PN Jakpus menyatakan sah dan berharga sita jaminan yang telah diletakkan dalam perkara ini. Selain itu, menghukum tergugat untuk membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp 5 juta per hari apabila tidak memenuhi isi putusan ini.

“Menyatakan putusan dalam perkara ini dapat dijalankan lebih dahulu walaupun ada perlawanan (verzet), banding atau kasasi,” pungkas Wiranto.

Tinggalkan Komentar