SIUUU! Rekor Bersejarah Ronaldo Bungkam Kritik di Piala Dunia 2026

Ronaldo melakukan selebrasi setelah membobol gawang Uzbekistan pada Rabu (24/6/2026). (AFP)

Ronaldo melakukan selebrasi setelah membobol gawang Uzbekistan pada Rabu (24/6/2026). (AFP)

Jakarta, PANRITA.News — Kapten Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo menjadi bintang kemenangan berkat dua gol yang dicetaknya dalam laga kedua Grup K Piala Dunia 2026.

Meski sempat terseok-seok pada laga perdana mereka melawan Republik Demokratik Kongo dengan hasil imbang 1-1, Ronaldo Cs akhirnya bisa membuka asa dalam perebutan 32 besar.

Pada pertandingan kedua ini, Portugal memberikan pembuktian nyata saat menggulung Timnas Uzbekistan 5-0. Brace (mencetak dua gol dalam satu laga) Ronaldo mencatatkan namanya dalam sejarah sebagai pemain pertama yang berhasil mencetak gol di enam edisi Piala Dunia.

Penyerang Al Nassr FC itu kini telah mengoleksi 10 gol sepanjang kariernya di turnamen terbesar sepak bola dunia. Ia juga melewati torehan legenda Eusebio untuk menjadi pencetak gol terbanyak Portugal sepanjang sejarah Piala Dunia.

BACA JUGA:  Menang Tipis 1-0 atas Korea Selatan, Meksiko Negara Pertama Lolos Fase Gugur Piala Dunia 2026

Rekor bersejarah selanjutnya, Ronaldo menjadi pemain tertua kedua yang pernah mencetak gol di Piala Dunia pada usia 41 tahun, hanya kalah dari legenda Kamerun Roger Milla yang mencetak gol saat berusia 42 tahun pada edisi 1994.

Torehan itu menjadi jawaban sempurna atas kritik yang sempat mengarah kepadanya usai penampilan kurang meyakinkan pada laga pertama melawan Republik Demokratik Kongo.

Curhat Ronaldo Setelah Cetak 2 Gol

Penyerang Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo mengangkat jempol pada pertandingan kontra Uzbekistan di Stadion Houston, Rabu (24/6/2026). (AFP)

Selepas pertandingan, Ronaldo mengakui  sempat mengalami masa-masa sulit setelah hasil mengecewakan pendukungnya melawan DR Kongo. Dia bahkan merasa seolah-olah kariernya sudah selesai.

BACA JUGA:  Portugal Bantai Uzbekistan 5-0 di Piala Dunia 2026, Ronaldo Mulai Unjuk Gigi

Dikutip dari Metro, Ronaldo meyakini bahwa Tuhan akan membantu siapapun yang memberikan dedikasi dan bekerja keras dalam hidupnya.

“Ini menjadi pekan yang sulit dan kelam. Rasanya seperti saya sudah pensiun dari sepak bola. Namun saya bertahan seperti yang selalu saya lakukan karena saya lebih percaya pada kerja keras daripada hal lainnya,” katanya.

“Saya harus mengakui bahwa itu sangat sulit. Tetapi sekarang kami sudah kembali,” tutup Ronaldo optimis.

Penampilan impresif Ronaldo tidak hanya membantu Portugal meraih tiga poin penting, tetapi juga menjadi jawaban tegas bagi mereka yang mulai meragukan kemampuannya di level tertinggi.

Di usia yang tak lagi muda, sang kapten menunjukkan bahwa dirinya masih mampu menjadi pembeda di panggung terbesar Piala Dunia kali ini.   

Comment