BPN akan Datang ke Bawaslu Laporkan Bukti-bukti Kesalahan Input Data Situng

Layar Situng KPU, di kantor pusat KPU, Jakarta, Jumat (26/4/2019). (ANTARA/Suwanti/dok)

Jakarta, PANRITA.News – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga akan melaporkan dengan membawa serta bukti-bukti kesalahan input data dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng), Ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada hari ini, Kamis (2/5/2019).

Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Dian Fatwa mengaku bahwa sampai saat tim relawan IT BPN telah mengumpulkan 13.031 kesalahan dari 225.818 TPS.

“Jadi besok (Red: kamis) datang ke Bawaslu bukti-bukti itu kita bawa. Total yang sudah di cek 225.818 TPS, 13.031 kesalahan perhari ini,” kata Dian saat dihubungi kompas.com, Rabu (1/5/2019).

Relawan IT BPN, kata Dian akan didampingi pengacara untuk menunjukkan bukti-bukti kesalahan input data tersebut ke Bawaslu.

“Besok ada Mustofa ada nanti didampingi oleh beberapa lawyers yang untuk menunjukkan saya lupa beberapa nama karena itu tim relawan ya,” ujarnya.

Sementara itu, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Ilham Saputra telajh membantah pernyataan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno yang menyebut kesalahan entry data Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) mencapai ribuan jumlahnya.

Menurut Ilham, hanya terdapat kisaran 140 kesalahan input data Situng KPU.

“(Kesalahan entry data Situng) enggak sampai ribuan, baru 140-an,” kata Ilham di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (30/4/2019).

Ilham meminta, jika BPN menemukan ada entrydata yang salah atau tidak sinkron antara scan formulir C1 dengan yang tertera di Situng, maka sebaiknya dilaporkan ke KPU. Jika benar ada kesalahan, maka KPU akan melakukan koreksi.

“Mana kalau ada datanya? Mana? Ayo, laporkan aja ke kita, kita cocokan,” ujar Ilham.

Leave a Reply