Prabowo-Sandi Pasang Kader PDIP Jadi Konsultan Ekonomi

Jakarta, PANRITA.News – Pasangan calon presiden (capres) calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno (Prabowo-Sandi) akan memandat kader PDI Perjuangan sebagai pakar untuk persiapan debat kedua Pilpres pada 17 Februari 2019 mendatang.

Hal itu diungkapkan oleh Sandiaga Uno. Ia mengaku bahwa Kwik Kian Gie bakal menjadi salah satu pakar untuk memberi masukan kepada Prabowo.

Kader senior PDI Perjuangan itu dianggapnya merupakan orang yang sangat paham soal sumber daya alam.

Diketahui, debat kedua Pilpres 2019 nanti hanya akan diikuti oleh dua capres, yakni Joko Widodo dan Prabowo. Tema debat yang diangkat, yakni energi dan pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup, serta infrastruktur.

Selain Kwik, ada juga sjeumlah pakar lain yang bakal memberi masukan kepada Prabowo terkait tema di luar sumber daya alam.

“Yang dari bidang SDA ada Pak Kwik Kian Gie kami undang lagi,” kata Sandiaga, seperti yang dilansir dari CNN Indonesia, Jumat (25/1/2019).

Masukan dari para ahli termasuk Kwik itu akan dilakukan dalam suatu workshop dalam waktu dekat.

Sandi menambahkan, pihaknya memang melibatkan pakar lain untuk memberi masukan. Mereka menguasai bidang-bidang yang sesuai dengan tema debat, yakni lingkungan hidup, energi, pangan, dan infrastruktur. 

Lebih lanjut Sandi mengaku, apa yang akan disampaikan Prabowo dalam debat capres kedua nanti berangkat dari visi dan misi. Apalagi, referensi visi dan misi itu diambil dari buku Paradoks Indonesia karangan Prabowo. Menurutnya, hal itu sebagai solusi atas permasalahan ekonomi yang sesuai dengan Pasal 33 UUD 1945.

“Karena isu-isu ini adalah isu yang memang sangat difokuskan dijawab dengan ekonomi konstitusi yaitu ekonomi yang berbasis Pasal 33,” jelasnya.

Tinggalkan Komentar