Pemprov Sulsel Siapkan Rp 5 Miliar untuk Tanggap Darurat Bencana Jeneponto

Nurdin-Abdullah

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah saat meninjau korban banjir bersama Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar, di Desa Kapita, Kecamatan Bangkala, Jeneponto (Foto: Abd Latif)

Jeneponto, PANRITA.News – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah (NA) segera menyalurkan anggaran tanggap darurat sebesar Rp 5 miliar untuk korban banjir di Kabupaten Jeneponto.

Hal itu disampaikan NA usai mendengarkan pemaparan Sekretaris Daerah (Sekda) Jeneponto, Dr Syafruddin Nurdin di Rumah Jabatan Bupati Jeneponto, Jumat (25/1/2019).

“Kita siapkan anggaran sebesar Rp 5 miliar untuk tanggap darurat terlebih dahulu, untuk Kabupaten Jeneponto,” ungkapnya.

Selain anggaran tersebut, NA mengaku telah menginstruksikan seluruh stakeholder untuk menyediakan air bersih dan kendaraan pengangkut air bersih.

Yang paling penting, lanjutnya, masyarakat yang menjadi korban banjir khusus di Kabupaten Jeneponto, akan diberikan tambahan persedian beras bagi pengungsi sebanyak 3 ton. 

Diketahui sebelumnya, bantuan sembako berupa beras yang diserahkan Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman sebanyak 3 ton. Dengan demikian, bantuan beras Pemprov Sulsel untuk Jeneponto mencapai 6 ton beras.

Selain itu, Gubernur Sulsel juga meminta bantuan kepada pihak TNI, Kepolisian dan seluruh stakeholder untuk turun melakukan kerja gotong royong, untuk memulihkan keadaan para korban banjir tersebut.

“Kita harus turunkan cepat bantuan, karena saya lihat tadi, masyarakat sudah pada teriak meminta bantuan pemerintah. Jadi kita pemerintah harus hadir untuk masyarakat,” tutur mantan Bupati Bantaeng itu.

Terpisah, Bupati Jeneponto, Iksan Iskandar mengaku, sangat bersyukur atas kedatangan Gubernur Sulsel yang kesekian kalinya di Kabupaten Jeneponto. 

Selain itu, Ketua DPD I Partai Golkar Jeneponto itu, berharap dengan kehadiran orang nomor satu di Sulsel ini, dapat memacu pihak lain untuk ikut membantu Kabupaten Jeneponto.

“Kami memohon dari teman yang lainnya untuk bantuannya. Tapi kami sudah menurunkan semua bantuan yang ada di gudang, termasuk bantuan logistik dari Pemprov Sulsel sendiri,” pungkasnya. 

Tinggalkan Komentar