Lantaran Sibuk Main HP, Ibu Tak Sadari Anaknya Digagahi Tetangga

Surabaya, PANRITA.News – Seorang lelaki yang terbilang sudah berusia senja, Suradi (57), harus berurusan dengan polisi lantaran mencabuli Wanda (nama samaran) yang masih berusia 7 tahun.

Perbuatan tak senonoh itu dilakukan pelaku di siang bolong saat ibu Wanda sedang berada di depan rumah. Suradi melancarkan aksinya dengan berpura-pura menanyakan keberadaan ayah Wanda.

“Suamimu ada,” tanya kepada ibu Wanda

Ibu Wanda menjawab suaminya masih kerja.

“Masih kerja,” jawab ibu Wanda sambil mengitak-atik handphone (HP) miliknya.

Memanfaatkan situasi, Suradi diam-diam menyelinap menuju kamar Wanda. Sedangkan Ibu Wanda sibuk bermain HP di depan rumah.

“Saat itu korban ada di kamar,” kata Kusworo, ketua RW setempat.

Beberapa saat kemudian, Ibu Wanda tersadar dan mulai curiga. Dia merasa Suradi masuk ke dalam rumahnya. Setelah dicek, ternyata Suradi sudah berada di dalam kamar Wanda. Lelaki tua itu pun langsung ketakutan dan kabur ke arah kamar mandi karena aksinya ketahuan. Wanda pun akhirnya mengaku telah dicabuli Suradi.

Tidak terima anaknya dinodai, orang tua korban lantas melaporkan Suradi, warga Kupang Krajan, Kecamatan Sawahan, Kota Surabaya, Jawa Timur itu ke polisi.

Warga dan perangkat desa pun dipanggil dan Suradi dilaporkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Surabaya.

Kanit PPA AKP Ruth Yeni membenarkan peristiwa tersebut. Pelaku sudah diperiksa dan ditetapkan sebagai tersangka.

“Sudah kami tahan juga,” tambah perwira polisi itu.

Menurut AKP Ruth Yeni, tersangka sudah mengakui perbuatannya dan hasil visum menunjukkan ada luka pada alat vital korban yang diduga akibat perbuatan bejat tersangka itu.

Yeni menerangkan, tersangka dijerat pasal 82 ayat 1 UU No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara dengan denda maksimal Rp 5 miliar.

Sumber: pojoksatu.com

Tinggalkan Komentar