Dijatuhi Sanksi Berat, Pihak UIT Makassar Datangi Kemenristekdikti

Jakarta, PANRITA.News – Puluhan perwakilan orang dari 32 elemen yang ada di kampus Universitas Indonesia Timur (UIT) saat ini sedang berada di Jakarta untuk bertemu pihak Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Pertemuan tersebut dimaksudkan untuk meminta pihak Kemendikti melakukan evaluasi atas sanksi yang selama ini berikan kepada kampus UIT. Pasalnya selama ini pihak UIT sedang melakukan perbaikan sesuai dengan petunjuk dari pihak Kemendikti.

“Kita mau mempertanyakan akan evaluasi yang tidak pernah dilakukan,namun tiba-tiba ada sanksi baru lagi yang diberikan, inikan aneh,” ujar Humas UIT Zulkarnain Hamson di Jakarta Rabu (17/10).

Lebih lanjut Zulkarnain menjelaskan bahwa kedatangannya bersama 32 elemen kampus tersebut sebagai bentuk perlawanan mereka terhadapa kebijakan LD2K Kemedikti yang memberikan sanksi tanpa melihat perubahan yang terjadi di lapangan. Padahal selama dua bulan terakhir ini pihak UIT sudah banyak melakukan perubahan.

“Jangan karena hanya pengaduan 40 orang, tidak melakukan cek, langsung mengeluarkan sanksi,” tegasnya.

Zulkarnain juga berharap bisa bertemu dan berdialog dengan pihak Kemendikti, untuk menyampaikan aspirasi ratusan mahasiswa dan dosen yang selama berada di kampus UIT.

Pihak Zulkarnain juga menegaskan akan mengadu ke Presiden dan berjuang lewat jalur hukum jika aspirasi mereka tidak indahkan oleh pihak Kemendikti.

“Kita juga sudah siapkan langkah hukum untuk menggugat LD2K. Jika apa yang menjadi aspirasi kita tidak di indahkan,” tegasnya.

Zulkarnain dan rombongan bertolak dari Makassar ke jakarta dengan membawa surat pernyataan dari semua dekan dan prodi yang ada di UIT. Adapun rombongan tersebut terdiri dari elemen kampus, mulai dari perwakilan mahasiswa, UKM Pers dan beberapa organisasi kampus lainnya.

Tinggalkan Komentar