Makassar, PANRITA.News – Jelang Pilgub Sulawesi Selatan Juni mendatang, Lembaga Survei POPULI Center merilis data hasil survei terbarunya. Survei tersebut dilakukan pada 15-22 Januari 2018 melalui wawancara 800 responden yang dipilih dengan metode acak bertingkat.
Hasil survei tersebut menunjukkan Elektabilitas pasangan Nurdin Abdullah dan Sudirman Sulaiman menduduki peringkat pertama, mencapai 32%.
Pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar di posisi ke dua dengan perolehan 20,3%. Menyusul pasangan Nurdin Halid-Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar yang mendapatkan dukungan keterpilihan sebesar 17%. Dan Pasangan Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo berada pada urutan keempat dengan 10,9%.
Yang menarik dari hasil survei tersebut adalah munculnya pasangan Agus Arifin Nu’mang-Tanribali Lamo membuat elektabilitas Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar dan Nurdin Halid-Aziz Qahhar Mudzakkar menurun.
Berbeda dengan elektabilitas Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman yang tetap solid.
Jika melihat popularitas 8 kandidat, Ichsan Yasin Limpo berada di posisi pertama dengan persentase 75,9%, disusul Agus Arifin Nu’mang di posisi ke dua dengan 72%, Nurdin Halid di posisi ke tiga dengan 68,9%, Nurdin Abdullah di posisi ke empat dengan 67,1%.
Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar di posisi ke lima dengan 61,8%. Andi Mudzakkar di posisi ke enam dengan 41,4%, Tanri Bali Lamo posisi ke tujuh dengan 24,8% dan terakhir Andi Sudirman Sulaiman dengan 23,1%.
Namun, menurut Peneliti CSIS, Arya Fernandes bahwa popularitas yang tinggi tidak menjadi jaminan.
“Belum tentu orang yang sangat populer memberikan insentif positif bagi keterpilihan elektoralnya. Banyak orang populer, contohnya Rhoma Irama. Namun, ketika responden ditanya akan memilih dia tidak juga,” ungkapnya melalui media indonesia.
Aspek akseptabilitas terhadap hal yang memiliki kencenderungan positif juga memengaruhi. Dari sisi akseptabilitas, Nurdin Abdullah menduduki peringkat pertama.
Diketahui, Survei Populi Center dengan margin of error +/- 3,39% ini memiliki tingkat kepercayaan 95%.

Comment