BTM FIP UNIMA Gelar Webinar Urgensi BST di Tengah Pandemi Covid-19

BTM FIP UNIMA Gelar Webinar Urgensi BST di Tengah Pandemi Covid-19.

PANRITA.News – Pengurus Badan Tazdkir Mahasiswa (BTM) Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Manado (Unima) menggelar webinar terkait urgensi Bantuan Sosial Tunai (BST) di tengah Pandemi Covid-19, Rabu (16/7/2021).

Diketahui, program BST diluncurkan melalui kementerian sosial (Kemensos) dengan tujuan untuk memberikan stimulan sekaligus menjaga daya beli masyarakat di tengah Pandemi Covid-19.

Pada kesempatan itu, hadir selaku narasumber, Kabid Pemberdayaan dan Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial Kota Tomohon, Haris Salam.

Haris Salam mengatakan bahwa program BST ini adalah upaya pemerintah untuk mengatasi dampak ekonomi sosial dari bencana non alam pandemi Covid-19.

“Kita berharap dengan adanya program tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat kita di tengah pandemi yang pastinya memberikan dampak yang sangat signifikan bagi masayarakat,” ujar Haris.

Pada kesempatan yang sama, Kabid PPD Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Tondano Rusmin Hasan mengatakan bahwa program BST tersebut patut diapresiasi akan tetapi dalam implementasinya masih banyak ditemukan masalah yang perlu dievaluasi.

“Salah satu masalah yang muncul adalah soal data penerima yang kadang tidak tepat sasaran, kemudian bantuan sosial tunai ini kadang dipolitisir oleh oknum-oknum untuk kepentingan tertentu,” kata Rusmin.

Menanggapi hal tersebut, Alif Mabrur selaku manager SDM PT POS Indonesia Cabang Manado yang menjadi salah satu penyalur bantuan sosial tunai ini mengatakan bahwa pihaknya hanya sebagai juru bayar dalam program ini.

“Daftar nominative penerima kita terima dari dinas sosial, akan tetapi pada proses penyaluran BST tersebut dipastikan Pos Indonesia melakukan verifikasi yang sangat ketat demi meminimalisir kesalahan penerima,” jelas Alif.

“Setiap penerima BST kami verifikasi dengan meminta tanda tangan, kemudian kami juga menggunakan tekhnologo face recognition sehingaa seluruh penerima secara otomatis terekam pada web monitoring kami. Semua data penerima terekam secara real di web monitoring kami,” pungkasnya.

Diakhir webinar tersebut, Ryan azhari selaku ketua umum badan tadzkir mahasiswa FIP Unima, menuturkan bahwa kami selaku mahasiswa tentu akan selalu hadir memberikan masukan dan pengawasan kepada pemerintah dalam setiap implementasi progrmannya.

Tinggalkan Komentar