Debat Kedua Pilwalkot Makassar Tetap di Jakarta, Paslon Dilarang Bawa Tim Pendukung

Debat perdana pilwalkot Makassar yang digelar di Jakarta beberapa waktu lalu. Foto: Dokumen KPU Makassar.

Makassar, PANRITA.News –Debat publik pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar 2020 kembali digelar di Jakarta.

Kali ini, pasangan calon dilarang membawa tim pendukung dengan petimbangan keamanan.

Komisioner KPU Makassar Endang Sari mengatakan, keputusan tersebut diambil setelah melakukan rapat koordinasi dengan Polrestabes Makassar dan Bawaslu Makassar.

“Pertimbangan keamanan, sehingga debat kandidat putaran ke 2 kembali digelar di Jakarta. Itu keputusan rakor bersama aparat kepolisian dan Bawaslu,” jelas Endang.

Endang Sari mengungkapkan, debat kandidat ke-2 disiarkan langsung di Inews pada Selasa 24 November 2020 pada pukul 20.00.

Lanjut Endang Sari, Debat terbuka ini hanya dihadiri pasangan calon, 2 orang perwakilan Bawaslu Makassar, 4 orang tim kampanye pasangan calon, dan 7 atau 5 orang anggota KPU.

“Pengamanan lebih diperketat di sekitar lokasi debat kandidat. Antisipasi terkait pengamanan, kami sudah koordinasi sebelumnya dengan pihak Polrestabes Makassar, dan Polda Sulsel. Kami juga koordinasi berlapis dengan pihak keamanan di Jakarta yakni Polres Metro Jakarta pusat, Polda Metro Jaya dan juga Mabes Polri,” ungkapnya.

Endang Sari menuturkan, pihak stasiun TV nasional yang menyiarkan langsung dan digunakan tempatnya acara debat kandidat ini juga menyiapkan pengamanan.

“Hasil rakor kami dengan pihak stasiun TV, mereka juga sudah menyiapkan skenario pengamanan berlapis pula mulai dari personel kepolisian, security stasiun TV, Tim Gegana, dengan pengamanan sampai radius 5 kilometer,” jelasnya.

Adapun tema yang akan diangkat dalam debat kandidat ke 2 Pilkada Makassar ini yakni reformasi birokrasi, pelayanan publik, penataan kawasan perkotaan, dan ekonomi.

Tinggalkan Komentar