Abdul Gani: Suara Masyarakat Pasilambena Hanya Milik Basli-Saiful

Calon Bupati Basli Ali melakukan sosialisasi kampanye di Dusun Latokdok Barat Desa Kalotoa Kecamatan Pasilambena, Jumat (30/10/2020).

Selayar, PANRITA.News – Didampingi sejumlah Anggota DPRD Selayar dari partai pengusung, Calon Bupati Basli Ali melakukan sosialisasi kampanye di Dusun Latokdok Barat Desa Kalotoa Kecamatan Pasilambena, Jumat (30/10/2020) pagi.

Kampanye bersama dengan Ketua Majelis Penasehat Partai Amanat Nasional Selayar, Abdul Gani yang juga merupakan putra daerah pasilambena ini disambut hangat masyarakat setempat.

Abdul Gani menyebut Basli Ali adalah sosok calon pemimpin muda dan energik, pemimpin yang dibutuhkan oleh masyarakat Pasilambena.

Menurutnya kondisi dan letak wilayah Pasilambena yang sangat jauh dengan ibu kota kabupaten tentu membutuhkan pemimpin muda yang memiliki energi dan kepedulian untuk menjangkaunya setiap waktu, dan ini telah dibuktikan oleh Basli Ali semasa kepemimpinannya.

Selain itu kata Gani, Dimasa kepemimpinan Basli Ali saat menjadi Bupati Kepulauan Selayar, dinilai berhasil dan terbukti pro rakyat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur dasar wilayah kepulauan.

Di hadapan warga Dusun Latokdok Barat, Gani mengajak warga Pasilambena untuk bersatu dan mengotong secara bersama-sama pasangan Basli Ali – Saiful Arif nomor dua untuk memenangkan pilkada yang akan datang.

Kita harus bersepakat kampung kita ini dikunci, suara masyarakat pasilambena hanya milik Basli-Saiful, Sepakat? Seru Gani, diiringi kata serentak “Setuju” oleh masyarakat Kalotoa.

“Kebersamaan untuk Pasilambena yang lebih maju adalah tujuan kita bersama,” tutup Gani.

Pemimpin muda dan energik, dipaparkan kembali Calon Bupati Incumbent Kepulauan Selayar Basli Ali dalam kampanyenya, ia meyampaikan untuk mempertimbangkan faktor usia dan fisik calon dalam memilih pemimpin.

“Pertimbangkan usia calon pemimpin jangan ambil resiko, jangan sampai pemimpin tersebut bukan melayani masyarakat sebagaimana mestinya, tapi dilayani, pilih pemimpin yang masih sehat dan punya energi untuk menjangkau wilayah kepulauan setiap saat,” ujarnya.

Basli pun kemudian mengutip contoh pengangkatan Nabi Muhammad SAW menjadi Rasulullah diusia mudanya, pada umur 40 Tahun dan Wafat di usia 63 Tahun.

Tinggalkan Komentar