Komnas HAM: Tunda Pilkada Sampai September 2021

Ilustrasi

Ilustrasi

Jakarta, PANRITA.News – Komisi Nasional (Komnas) Hak Asasi Manusia (HAM) berharap Pilkada Serentak 2020 yang ditunda akibat virus corona atau covid-19, dilaksanakan pada September 2021 mendatang.

“Saya bayangkan bisa ditunda sampai September 2021. Tinggal dibuat Perppu_nya,” kata Komisioner Komnas HAM, Amiruddin Al Raham di Jakarta, Senin (13/4/2020).

Amir menjelaskan, tidak ada yang bisa memastikan kapan wabah virus corona ini akan berakhir. Belum lagi, masyarakat saat ini sedang menghadapi masalah ekonomi akibat covid-19.

“Sisi yang paling penting adalah bagaimana memulihkan ekonomi masyarakat,” kata Amir.

Amir mengatakan, setidaknya butuh waktu enam bulan untuk recovery (pemulihan) ekonomi masyarakat.

“Jadi tidak bisa pilkada dilakukan segera setelah pandemi ini selesai. Harus pikirkan juga ekonomi masyarakat,” jelas Amir.

Ia menginginkan, proses demokrasi nantinya, berlangsung baik dan memenuhi kriteria Hak Asasi Manusia (HAM) jika masyarakat yang memberikan haknya datang ke TPS dengan riang, tanpa terbebankan memikirkan kesulitan ekonominya.

“KPU harus bisa memilih alternatif yang paling aman. Dari tiga alternatif yang ada, ya September tahun depan. Karena kalau mereka salah menetapkan waktu, nanti KPU juga disalahkan,” tegasnya.

Untuk diketahui, KPU telah mewacanakan tiga alternatif penundaan pilkada yaitu ditunda tiga bulan, enam bulan dan satu tahun.

Amir menegaskan jika ditunda tiga bulan, pelaksanaan pilkada akan mepet karena akan berlangsung Desember 2020. Jika ditunda enam bulan, masyarakat belum siap karena harus ada pemulihan ekonomi.

Tinggalkan Komentar