Milad ke-73 HMI, KAHMI UIN Alauddin Launching Insan Cita Intensive English Program

KAHMI UIN Alauddin Launching Insan Cita Intensive English Program

KAHMI UIN Alauddin saat mengunjungi Prof Qasim Mathar di Pondok Pesantren Matahari. (Ist)

PANRITA.News – Majelis Rayon Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) (MR KAHMI) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar resmi melaunching “Insan Cita Intensive English Program” pada Rabu (5/2/2020).

Hal ini merupakan kado istimewa untuk Milad yang ke-73 tahun Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dari KAHMI UIN Alauddin.

Salah satu perwakilan KAHMI UIN Alauddin mengungkapkan bahwa program tersebut sengaja digagas untuk memberikan support bagi kader-kader HMI agar sukses menjadi insan akademis.

“Hal ini merupakan support untuk adik-adik di Himpunan Mahasiswa Islam yang ingin melanjutkan studinya hingga S3 diberi kesempatan belajar bahasa tanpa perlu lagi ke jawa,” ungkap Ismail Suardi Wekke usai menggelar petermuan bersama Kahmi dan Prof. Qasim Mathar di Pondok Pesanten Matahari, di Desa Moncongloe Lappara, Kecamatan Moncongloe, Maros, Rabu (5/2).

KAHMI UIN Alauddin saat berkunjung di Pondok Pesantren Matahari.

Dalam pertemuan tersebut, Prof Qasim Mathar siap memberikan dukungan penuh termasuk dalam memfasilitasi tempat di Pondok Pesantren Matahari untuk pelaksanaan program tersebut.

“Prof Qasim yang tak lain juga adalah senior kita di HMI, beliau sangat mengapresiasi dan siap memfasilitasi tanpa ingin mencampuri soal teknis pelaksanaan nantinya. Dan akan diserahkan sepenuhnya ke KAHMI UIN,” jelas Ismail.

“Prof Qasim juga berpesan bahwa jarum HMI harus terus ditarik ke Akademik, jika ini berhasil dilakukan maka persoalan konflik dan lainnya akan terselesaikan dengan sendirinya,” sambung Dosen STAIN Sorong ini.

Sementara itu, program ini rencananya akan dilaksanakan pada libur semester.

“Untuk saat ini setelah dilaunching, Kami akan melakukan pemantapan konsep pelaksanaan hingga bulan April ini. Kemudian akan dibuka proses pendaftaran dan seleksi calon peserta pada April hingga Mei dan selanjutnya pelaksanaan program ini akan berlangsung pada akhir Juni sampai Agustus,” ujar Muhammad Fadhil, salah satu KAHMI UIN yang juga hadir pada pertemuan tersebut.

Dari hasil pertemuan tersebut juga disepakati Sekretaris KAHMI UIN Alauddin, Dr. Yusuf Tahir menjadi koordinator program Insan Cita Intensive English Program.

Turut hadir pada kesempatan itu, Sekretaris Jurusan Studi Agama-agama Syamsul Arif Galib, Direktur Insting Institute Syamsul Bahri serta alumni dan kader HMI dari Komisariat Sejajaran Cabang Gowa Raya.

Tinggalkan Komentar