Tagih Janji, Baiq Nuril Tulis Surat untuk Presiden Jokowi

Baiq Nuril Maqnun (Ilustrasi: Liputan6)

Baiq Nuril Maqnun (Ilustrasi: Liputan6)

Makassar, PANRITA.News – Setelah upaya Baiq Nuril untuk bebas dari pidana kembali gagal karena Mahkamah Agung (MA) menolak peninjauan kembali (PK) atas kasusnya, Surat Baiq Nuril untuk Presiden Jokowi beredar.

Baiq Nuril yang masih tidak terima atas keputusan MA yang menolak PK atas kasusnya, dirinya menulis surat menagih janji Presiden Jokowi untuk memberikan amnesti karena baginya ini merupakan harapan terakhirnya.

Berikut isi surat Baiq Nuril untuk Presiden Jokowi:

Salam hormat untuk bapak Presiden, Bapak Presiden PK saya ditolak, saya memohon dan menagih janji bapak untuk memberikan amnesty karena hanya jalan ini satu-satunya harapan terakhir saya.

Hormat Saya Baiq Nuril Maknun

Diketahui, MA telah memutus Nuril tetap bersalah karena melanggar kesusilaan sesuai Pasal 27 ayat (1) juncto Pasal 45 ayat (1) UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Atas keputusan MA tersebut, Baiq Nuril harus menjalani hukuman 6 bulan penjara dan denda Rp 500 juta.

Dalam kasus ini, Baiq Nuril mengaku mendapat pelecehan pada pertengahan 2012. Saat itu, Nuril masih berstatus sebagai pegawai honorer di SMAN 7 Mataram.

Tinggalkan Komentar