PAN Sebut Survei CPCS Tidak Kredibel

Makassar, PANRITA.News – Partai Amanat Nasional (PAN) sebut hasil survei terbaru Center for Political Communication Studies (CPCS) tidak kredibel.

Hal tersebut diungkapkan langsung Wakil Ketua DPW PAN Sulsel, Irfan AB saat dihubungi Pantita.News melalui whatsappnya, Rabu (6/3/2019).

Irfan AB menilai halis survei yang dilakukan CPCS perlu dipertanyakan keberadaanya.

“Owh lembaga survey yang tidak kredibel,” tegasnya.

Bahkan lanjutnya, hasil survei tersebut juga sangat tidak layak untuk dijadikan rujukan untuk partai yang berlambangkan matahari terbit itu. 

“Jadi tidak layak untuk dipercaya,” kata legislator DPRD Sulsel itu.

Sedangkan hasil survei CPCS menunjukkan elektabilitas PDIP dan Gerindra masih mengungguli semua partai politik (Parpol).

Elektabilitas Partai Politik Peserta Pemilu berdasarkan Hasil Survei CPCS, Selasa (5/3/2019)

Meskipun turun dari survei Januari, PDIP tetap meraih elektabilitas tertinggi sebesar 23,0 persen. Sedangkan Gerindra naik tipis menjadi 16,1 persen.

“Elektabilitas parpol lain cenderung stabil, hanya Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mengalami kenaikan signifikan, mencapai 4,2 persen,” ungkap Direktur Eksekutif CPCS Tri Okta dalam press releasenya.

Total ada tujuh partai yang sudah melewati parliamentary treshold empat persen. PSI adalah partai terakhir di tujuh besar itu.

PSI berhasil melampaui elektabilitas partai-partai lama seperti PKS, PAN, PPP dan Hanura, serta sesama pendatang baru Perindo. 

Menurut Okta, naiknya elektabilitas PSI didukung oleh sosialisasi yang cukup efektif dilakukan selama musim kampanye. Sebagai parpol baru dengan segmen sasaran generasi milenial, PSI paling banyak menggunakan media sosial sebagai sarana sosialisasi, disusul Gerindra.

Penggunaan media massa tradisional lebih banyak dilakukan oleh parpol yang dipimpin oleh pengusaha media, seperti Nasdem (38,9 persen) dan Perindo (37,0 persen).

“Parpol besar lain turut efektif menggunakan media massa berkat pemberitaan yang cukup masif, khususnya terkait dengan Pilpres,” pungkasnya.

Leave a Reply