Jelang Pemilu, Bawaslu Sulsel Jalin Kerjasama dengan UIN Alauddin

Makassar,  PANRITA.News – Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan jalin kerjasama dengan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar. Penandatanganan kerjasama tersebut bertempat, di ruang Rektorat UIN Alauddin Makassar, Rabu, (6/2/2019).

Penandatanganan MoU antara Bawaslu Sulsel dan Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar ini ditandatangani langsung Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. H. Musyafir Pababari, M.Si, dan Ketua Bawaslu Sulsel, Drs. H. Laode Arumahi, MH, dan disaksikan Wakil Rektor, para Dekan, pejabat dalam lingkup UIN Alauddin dan anggota Bawaslu Sulsel.

Komisioner Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad mengaku, kerjasama antara UIN Alauddin Makassar dengan Bawaslu Sulsel ini ada beberapa poin penting yang dibangun menjelang Pemilu serentak 2019 mendatang.

Pertama, untuk membangun kemitraan antara Bawaslu Sulsel dengan jajaran perguruan tinggi se-Sulsel.

“Ini sebagai perwujudan rasa tanggungjawab bersama dalam upaya mewujudkan penyelenggaraan pemilihan, khusunya pelaksanaan pengawasan pemilihan yang berkualitas, partisipatif, dan akuntabel,” ungkap Saiful Jihad melalui keterangannya, Rabu (6/2/2019).

Kedua, untuk meningkatkan koordinasi dalam pendayagunaan personil, sarana atau prasarana dan potensi kelembagaan lainnya secara terencana, terkoordinasi, terorganisir, terpadu dan menyeluruh.

“Kerjasama ini diarahkan untuk mensinergikan kegiatan-kegiatan dalam mendukung terciptanya penyelanggaraan pemilihan, khusunya pelaksanaan pengawasan pemilihan,” katanya.

Ketiga, untuk mewujudkan terselenggaranya Pemilu legislatif dan Presiden tahun 2019. Kerjasama ini secara lebih luas, dimaksudkan untuk melakukan pendidikan politik dan demokrasi bagi warga masyarakat, sebagai upaya mendorong kehidupan dan perkembangan demokrasi yang lebih matang dan berkualitas.

“Ruang lingkup kesepakatan kerjasama ini meliputi, pendayagunaan potensi dan sumberdaya masing-masing pihak, yang bertujuan untuk penguatan demokrasi dan pendidikan politik bagi warga kampus, dan masyarakat dalam wilayah Sulsel, yang dimaksud meliputi penyelenggaraan kegiatan,” jelasnya.

Berikut langkah-langkah yang akan dilakukan antara Bawaslu Sulsel dengan kampus swasta maupun negeri se-Sulsel, untuk mendidik kader bangsa soal kepemiluan;

1. Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik di wilayah Sulawesi Selatan

2. Pelaksanaan Praktik Kukiah  Lapangan (PPL) di Sekretariat Bawaslu Kabupaten/Kota dan atau Provinsi Sulawesi Selatan.

3. Pelaksanaan Praktikum di Skretariat Bawaslu Kabupaten/Kota dan atau Provinsi Sulawesi Selatan.

4  Melakukan riset dan penelitian terkait dengan kepemiluan

5. Kerjasama dalam penyusunan dan pelaksanaan model pengabdian masyarakat.

6. Pengembangan model pengajaran dan pendidikan politik serta penguatan sistem demokrasi.

7. Kegiatan lain yang disepakati bersama oleh para pihak.

Leave a Reply