Syahril Wasahua Ajak Pemuda Maluku Proaktif Cegah Politik Uang

Ambon, PANRITA.News – Wakil Sekretaris Jenderal DPP PPP, Syahril Wasahua mengajak pemuda Maluku untuk terlibat secara aktif dalam proses penyelnggaran Pemilu 2019 mendatang.

Ia menilai, peran pemuda dibutuhkan dalam memberikan pencerahan bagi masyarakat Maluku agar memilih calon wakil rakyat secara objektif di semua tingkatan.

Selain itu, menurut calon anggota legislatif (caleg) DPR RI nomor urut 2 Dapil Maluku ini, politik uang (money politik) atau jual beli suara menjadi tantangan yang harus diawasi secara bersama dalam proses demokrasi ini.

Bagi Syahril, Anggota DPRD maupun DPR RI yang terpilih melalui cara-cara kotor tidak akan mampu memperjuangkan suara rakyat secara maksimal.

“Sebab dengan mengeluarkan uang yg banyak untuk membeli suara, maka bisa dipastikan anggota DPRD maupun DPR RI terpilih akan melakukan upaya kongkalikong untuk mendapatkan proyek untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya, itu demi mengembalikan cost politiknya” ungkap Syahril dalam keterangan tertulis, Jumat (1/2/2019).

Untuk menangkal praktek politik uang itu, Syahril mengajak pemuda Maluku proaktif membantu Bawaslu dalam mengawasi pelaksanaan Pemilu. Lebih khusus menurutnya, pengawasan terhadap netralitas penyelenggara Pemilu, kepala daerah dan Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Terkadang dan bahkan marak ditemukan kasus seorang kepala daerah dan ASN menggunakan posisinya untuk mengkampanyekan dan menekan bawahan untuk memilih Calon Anggota DPRD DAN DPR RI, yg berasal dari keluarga atau kelompok mereka sendiri” jelas Syahril.

Menurut politis PPP ini, praktek politik uang dan penyalahgunaan jabatan itu membahayakan demokrasi dan menjadi masalah dalam memperjuangkan kepentingan Masyaarakat di Parlemen.

“Maluku butuh calon Anggota DPRD dan DPR RI yang memiliki pengalaman dalam banyak hal, agar bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat Maluku di Parlemen” ujarnya.

“Seseorang mustinya dipilih karena kompetensi dan pengalaman dalam dunia kepartaian atau punya catatan baik dalam dinamika dan pergerakan soaial di masyarakat, karena Pemilu adalah sarana untuk melakukan perubahan dalam rangka perbaikan bangsa dan kehidupan masyarakat” tutupnya.

Comment