Golkar Gelar Pendidikan Politik Perempuan di Cirebon

Cirebon, PANRITA.News – Partai Golongan Karya (Golkar) kembali menggelar pendidikan politik di Desa Tambelang, Kecamatan Karangsembung, Kabupaten Cirebon (Minggu, 20/2019). Kegiatan ini dihadiri sekitar 150 orang peserta yang didominasi kaum perempuan.

Tema yang diangkat pada pendidikan politik ini yaitu “Memperkuat posisi dan peran Partai Golkar dalam memberi akses, memperkuat kapasitas, dan peran perempuan di ranah publik”.

Hadir sebagai pembicara dalam kegiatan ini adalah Abd Razak Said (Fungsionaris Partai Golkar), Dewi Casnewi (Tokoh Perempuan Cirebon) dan Drs. KH. Jirjis Umar Yutho (Tokoh Agama Kabupaten Cirebon).

Dewi Casnewi dalam paparannya mengajak kepada seluruh perempuan untuk melek akan politik. Baginya, sudah saatnya perempuan menyalurkan aspirasi politiknya kepada caleg yang peduli perjuangan kesetaraan gender.

“Peran perempuan dalam menentukan masa depan politik dan kemajuan suatu daerah sangatlah penting, untuk itu perempuan harus memilih calon legislatif yang peduli dan mau meperjuangkan hak-hak perempuan,” ujar Dewi.

Gagasan yang disampikan oleh tokoh perempuan Cirebon itu di sambut baik oleh Drs. KH. Jirjis Umar Yutho. Tokoh Agama di Cirebon ini mengungkapkan bahwa perempuan adalah tiang suatu negera. Perempuanlah yang melahirkan calon pemimpin bangsa masa depan. Untuk itu menurutnya, perempuan harus mendapatkan perlakuan yang istimewa dan menentukan pilihan politiknya kepada orang yang tepat.

“Kepada seluruh masyarakat yang hadir agar kiranya hak politik itu dapat dititipkan kepada orang yang tepat dan berkomitmen dalam mengembangkan daerah. Sebab pemilihan calon legislatif hanya dilakukan sekali dalam lima tahun namun hasil dari pilihan itu akan terasa dampaknya selama lima tahun kedepan,” tegas Jirjis.

Sementara Fungsionaris Partai Golkar, Abd Razak Said pada kesempatan ini menjelaskan bahwa siap mewakafkan diri perjuangkan aspirasi politik perempuan di Jabar VIII. Menurutnya, partisipasi politik perempuan harus terus ditingkatkan.

“Tidak zamannya lagi perempuan hanya beraktifitas di dapur, sumur dan kasur. Perempuan harus tampil di ruang-ruang publik, termasuk ruang politik,” ungkap Abd Razak Said yang juga akrab disapa Kang Said ini.

Abd Razak Said lebih jauh menjelaskan bahwa perempuan adalah tiang peradaban. Jika suatu bangunan tak memiliki tiang maka bangunan itu akan runtuh, demikian dalam politik.

“Partisipasi perempuan sangat dibutuhkan, bukan hanya pada saat pencoblosan tapi juga ikut berpartisipasi aktif dalam berdemokrasi yaitu menyuarakan apa yang menjadi hak setiap perempuan. Daerah kita adalah tanggung jawab kita semua, masyarakat adalah ujung tombak pembangunan, maka perempuan adalah salah satu bagian terpenting,” terang Kang Said.

Di akhir acara, Kang Said tak lupa melakukan komunikasi dua arah dengan masyarakat yang hadir, untuk mendengar dan menampung aspirasi peserta pendidikan politik.

“Di sini saya tidak punya keluarga, saudara, teman ataupun kolega, namun dengan niatan saya untuk mewakafkan diri pada daerah ini saya berharap Ibu, Bapak dan Saudara sekalian mau menjadi keluarga, saudara, teman, serta kolega saya di Cirebon dan Indramayu. Semoga apa yang kita perjuangkan dan ikhtiarkan mendapatkan berkah dari Allah SWT,” pungkas Abd Razak Said yang diikuti dengan ucapan ‘Amin’ oleh peserta kegiatan. 

Tinggalkan Komentar